Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 03.05 WIB

Pemerintah Gelar International Conference on Infrastructure 2025, Menko AHY Ungkap 5 Topik Strategis yang Bakal Dibahas

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan 5 topik utama yang akan dibahas di ICI 2025. (Dimas Choirul/JawaPos.com) - Image

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan 5 topik utama yang akan dibahas di ICI 2025. (Dimas Choirul/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia akan menyelenggarakan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 pada 11-12 Juni di Jakarta International Convention Center (JICC). Acara ini digagas untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan 5 topik utama yang akan dibahas. Pertama, revitalisasi infrastruktur dasar perkotaan. Konferensi akan membahas revitalisasi infrastruktur perkotaan, termasuk skema Public-Private Partnership (PPP) untuk pendanaan.

"Kita berbicara bagaimana mewujudkan kota-kota masa depan yang terintegrasi, didukung infrastruktur dasar seperti air, sanitasi, transportasi publik, energi, dan digital," ujar AHY dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (27/5).

Kedua, pembangunan konektivitas antar wilayah. Sebagai negara kepulauan, AHY menjelaskan, Indonesia memprioritaskan pembangunan konektivitas darat, laut, dan udara. "Kita ingin mengurangi disparitas harga logistik antara Indonesia Barat dan Timur," tegas AHY. Pembangunan infrastruktur di wilayah timur akan menjadi fokus untuk pemerataan pembangunan.

Ketiga, infrastruktur pendukung kualitas Hidup. Topik ini mencakup pembangunan perumahan layak huni, Transit-Oriented Development* (TOD), serta dukungan infrastruktur untuk sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. "Oleh karenanya kita berharap ini juga bisa disampaikan dan bisa didiskusikan," jelasnya.

Keempat, yakni ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana. AHY menekankan pentingnya mitigasi risiko bencana melalui pendekatan teknologi. Pembahasan ini akan mencakup infrastruktur hijau dan ketahanan air-pangan. "Kita harus mengadopsi itu semua dalam pembangunan infrastruktur ke depan bahkan kita berharap ini semua akan mengurangi polusi, mengurangi emisi co2 dengan transportasi yang semakin hijau dan pada akhirnya sama-sama kita bisa mewujudkan net zero emission 2060," paparnya.

Terakhir, yakni penguatan investasi melalui kepastian hukum dan skema pembiayaan inovatif. AHY berharap semuanya mendapatkan keuntungan yang baik dari investasi di Indonesia. Konferensi ini juga akan memamerkan proyek-proyek infrastruktur prioritas untuk menarik minat investor global.

"Kita berharap semuanya mendapatkan keuntungan yang baik dari investasi di Indonesia. Kita butuh investasi dan mereka juga tentunya akan mencari profit, tetapi kita harus pastikan semua itu credible dan juga sustainable," tegasnya.

Seluruh agenda konferensi akan dikemas dalam sesi pleno, diskusi panel tematik, dan pameran proyek. AHY juga menegaskan, konferensi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyelenggarakan konferensi internasional guna menjelaskan arah pembangunan infrastruktur Indonesia kepada komunitas internasional dan negara-negara sahabat.

"Dan sekali lagi mudah-mudahan ini akan menyatukan semangat kita semua untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dan kewilayahan ke depan," pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore