
Letnan Jenderal (Letjen) Djaka Budi Utama. (Istimewa).
JawaPos.com - Letnan Jenderal (Letjen) Djaka Budi Utama dikabarkan akan menggantikan jabatan Askolani sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kabar ini mencuat usai Djaka memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (20/5).
Dalam momen itu, Djaka disebut memperoleh tugas untuk memperbaiki martabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu guna menggenjot penerimaan negara. Hal itu sebagaimana disampaikan Mantan Deputi Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi Bimo Wijayanto yang sama-sama memenuhi panggilan Prabowo.
“Hari ini saya dengan Pak Letjen Jaka Budi Utama dipanggil oleh Bapak Presiden. Beliau memberikan banyak arahan,” ujar Bimo kepada awak media.
Bimo menyebut, dirinya dipanggil oleh Prabowo untuk mendengarkan arahan terkait hal-hal yang perlu dilakukan untuk memperkuat kinerja Direktorat Jenderal Pajak sehingga dapat mendongkrak penerimaan pajak.
Keduanya diminta untuk meningkatkan penerimaan perpajakan, sehingga dapat menopang jalannya program-program prioritas Kabinet Merah Putih.
“Saya diberikan mandat nanti sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, akan bergabung dengan Kementerian Keuangan, begitu juga dengan Letjen Djaka,” lanjut Bimo.
Lantas, siapa Djaka Budi Utama yang dikabarkan menjadi Dirjen Bea Cukai menggantikan Askolani?
Letjen Djaka Budi Utama merupakan perwira tinggi dan anggota TNI Angkatan Darat (AD) aktif lulusan Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1990. Lahir di Jakarta, 9 November 1967, Djaka kini menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) sejak 18 Oktober 2024.
Sebelum menjadi petinggi TNI, kariernya sudah dimulai sejak 1997 dengan tergabung dalam anggota Tim Mawar yang merupakan dalang dibalik penculikan para aktivitas pro-demokrasi hingga 1998.
Kariernya moncer, pada tahun 2004-2007, Letjen Budi menjabat sebagai Danyonif 115/Macan Lauser menjadi Staf Khusus Panglima TNI pada tahun 2023 hingga menjadi Asintel Panglima TNI pada tahun yang sama.
Tak hanya moncer di TNI, ia pun tercatat sudah menduduki sejumlah jabatan di pemerintahan. Mulai dari Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam pada tahun 2021-2023.
Kemudian, Inspektur Jenderal (Irjen) di Kementerian Pertahanan era Jokowi menggantikan Budi Prijono dan terakhir menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara. Kendati begitu, Djaka tercatat belum pernah bekerja atau memiliki posisi strategis di kementerian/lembaga (K/L) yang berhubungan di sektor keuangan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
