
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi video Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra yang tidak nurut sama sang istri. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Program pembinaan anak-anak dimasukkan ke barak militer dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat respons dari masyarakat provinsi tersebut. Apalagi Dedi Mulyadi berencana akan menyasar orang dewasa.
Nah, wacana itu pun sangat mendapat respons. Tidak tangggung-tanggung, Rani Permata yang merupakan istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra ikut mau menyertakan suaminya ke barak militer
Dalam video yang viral di media sosial (medsos), tampak Dicky Candra tengah terbaring lemas karena penyakit diabetes yang tengah dialaminya. Sang istri, Rani Permata mengeluhkan bahwa suaminya tetap makan banyak meskipun kadar gula dalam darahnya sudah tinggi.
"Pak Dedi nih, Pak Dedi, gulanya tinggi, makannya banyak, tuh malah di kasur lagi," ujar sang istri dalam video yang turut diunggah ulang di Instagram @dedimulyadi71.
Rani melanjutkan, Dicky Candra juga susah meminum obat. Padahal obat tersebut merupakan resep dokter yang sudah disiapkan untuk sang suami. "Tadi obatnya udah dibekelin, udah diminum, harus sama istrinya terus nih Pak Dedi angkut nih ke barak militer," kata Rani Permata lagi.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan komentar khasnya dengan gaya jenaka dan menggunakan bahasa Sunda dan menyebut bahwa Dicky Candra memang sulit diatur soal makan, sehingga perlu penanganan khusus.
"Teh Rani kalau Kang Dicky susah diberi tahu, makan saja padahal kadar gula tinggi sudah tak terkendali sudahlah sama Gubernur Jawa Barat dijemput saja Wakil Wali Kota Tasik ke Tasikmalaya dibawa ke barak militer nanti diatur makannya, suruh olahraga suruh panas-panasan," balas komentar Dedi Mulyadi yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
Dia pun melanjutkan, siapa saja yang tidak nurut tidak hanya anak-anak atau pelajar, orang dewasa juga akan digiring ke barak militer. "Pokokna nu henteu nurut, boh budak boh kolot, bakal diangkut ka barak militer (Pokoknya siapa saja yang tidak nurut baik itu anak-anak, baik itu orang tua akan diangkut ke barak militer)" sambung Dedi Mulyadi.
Mengutip Radar Bogor (Jawa Pos Group), video itu pun menyedot perhatian warganet dan sebagian besar merasa terhibur dengan gaya khas Dedi Mulyadi yang mampu menyampaikan pesan serius mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan cara yang ringan dan menghibur.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
