Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 15.43 WIB

Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Minta Dicky Candra Diikutkan dalam Program Barak Militer dari Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi video Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra yang tidak nurut sama sang istri. (Instagram @dedimulyadi71) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi video Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra yang tidak nurut sama sang istri. (Instagram @dedimulyadi71)

JawaPos.com - Program pembinaan anak-anak dimasukkan ke barak militer dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat respons dari masyarakat provinsi tersebut. Apalagi Dedi Mulyadi berencana akan menyasar orang dewasa.

Nah, wacana itu pun sangat mendapat respons. Tidak tangggung-tanggung, Rani Permata yang merupakan istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra ikut mau menyertakan suaminya ke barak militer

Dalam video yang viral di media sosial (medsos), tampak Dicky Candra tengah terbaring lemas karena penyakit diabetes yang tengah dialaminya. Sang istri, Rani Permata mengeluhkan bahwa suaminya tetap makan banyak meskipun kadar gula dalam darahnya sudah tinggi.

"Pak Dedi nih, Pak Dedi, gulanya tinggi, makannya banyak, tuh malah di kasur lagi," ujar sang istri dalam video yang turut diunggah ulang di Instagram @dedimulyadi71. 

Rani melanjutkan, Dicky Candra juga susah meminum obat. Padahal obat tersebut merupakan resep dokter yang sudah disiapkan untuk sang suami. "Tadi obatnya udah dibekelin, udah diminum, harus sama istrinya terus nih Pak Dedi angkut nih ke barak militer," kata Rani Permata lagi.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan komentar khasnya dengan gaya jenaka dan menggunakan bahasa Sunda dan menyebut bahwa Dicky Candra memang sulit diatur soal makan, sehingga perlu penanganan khusus.

"Teh Rani kalau Kang Dicky susah diberi tahu, makan saja padahal kadar gula tinggi sudah tak terkendali sudahlah sama Gubernur Jawa Barat dijemput saja Wakil Wali Kota Tasik ke Tasikmalaya dibawa ke barak militer nanti diatur makannya, suruh olahraga suruh panas-panasan," balas komentar Dedi Mulyadi yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Dia pun melanjutkan, siapa saja yang tidak nurut tidak hanya anak-anak atau pelajar, orang dewasa juga akan digiring ke barak militer. "Pokokna nu henteu nurut, boh budak boh kolot, bakal diangkut ka barak militer (Pokoknya siapa saja yang tidak nurut baik itu anak-anak, baik itu orang tua akan diangkut ke barak militer)" sambung Dedi Mulyadi.

Mengutip Radar Bogor (Jawa Pos Group), video itu pun menyedot perhatian warganet dan sebagian besar merasa terhibur dengan gaya khas Dedi Mulyadi yang mampu menyampaikan pesan serius mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan cara yang ringan dan menghibur. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore