
Para tokoh lintas agama saat refleksikan kepergian Paus Fransiskus. (Juliana Christy/JawaPos.com)
JawaPos.com - Suasana haru dan damai menyelimuti halaman Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Surabaya pada Selasa malam (22/4). Ratusan orang dari berbagai latar belakang agama, etnis, dan komunitas berkumpul dalam perayaan Misa Oktaf Paskah yang diiringi doa khusus untuk mendiang Paus Fransiskus.
Bukan hanya umat Katolik yang hadir. Tokoh-tokoh dari komunitas Islam, Kristen lintas denominasi, Hindu, Buddha, serta pemimpin masyarakat turut meramaikan misa yang dipimpin oleh Uskup Surabaya, Mgr. Agustinus Tribudi Utomo. Perayaan ini menjadi simbol nyata kerukunan lintas iman yang terbangun melalui sosok pemersatu seperti Paus Fransiskus.
Di sela perayaan, momen refleksi lintas agama, para tokoh dari berbagai keyakinan diberikan waktu untuk menyampaikan kesan dan doa bagi Paus Fransiskus secara bergiliran. Salah satunya datang dari Aan Anshori, aktivis lintas iman dari Jaringan GUSDURian.
“Malam ini, kita berkumpul bukan hanya karena sedih. Tapi juga karena ingin merayakan pesan-pesan kemanusiaan yang selalu digaungkan Paus Fransiskus,” ujar Aan. “Beliau bukan hanya milik umat Katolik, tetapi milik seluruh peradaban manusia. Bahkan teman-teman pesantren, Banser, dan kelompok-kelompok lain yang biasanya sinis terhadap agama lain, justru mengagumi beliau," lanjutnya.
Aan menekankan, ajaran Paus tentang cinta kasih dan penerimaan tanpa syarat menjadi refleksi penting bagi siapa pun yang terbiasa menghakimi sesama. “Beliau mengajarkan kita bahwa bukan hak kita menentukan siapa masuk surga atau neraka. Itu pesan spiritual yang mendalam,” ucapnya.
Tokoh lintas agama lainnya, Rita Wahyu Wulandari dari Israel Bible Center menyampaikan, kepergian Paus Fransiskus menjadi momen yang menyatukan berbagai keyakinan.
“Ini adalah manifestasi nyata dari semangat Konsili Vatikan II—Ut Unum Sint, agar semua menjadi satu,” kata Rita. “Paus Fransiskus telah menjadi jembatan bagi umat Kristiani dari berbagai denominasi dan juga dengan pemeluk agama lain. Beliau adalah simbol keterbukaan dan kerendahan hati,” tambahnya.
Rita mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh Uskup Agustinus yang telah mengundang berbagai pemimpin agama untuk turut hadir dan bersama-sama memimpin doa dalam perayaan tersebut. “Kami diundang bukan sebagai tamu, tapi sebagai saudara. Itulah semangat Paus Fransiskus yang dilanjutkan di Surabaya,” tuturnya.
Dalam refleksi yang penuh khidmat itu, para tokoh lintas agama memimpin doa secara bergantian. Doa Islam dibacakan oleh perwakilan pesantren, disusul doa Kristen Protestan, Hindu, Buddha, dan Katolik. Setiap doa disampaikan dalam suasana hening dan penuh hormat, menegaskan bahwa pesan kasih universal dari Paus Fransiskus telah menembus sekat-sekat keyakinan.
Perayaan ini menjadi bukti bahwa pengaruh Paus Fransiskus tak hanya terasa di Vatikan, tetapi juga hidup dalam hati masyarakat di Surabaya, yang mengenangnya sebagai pemimpin spiritual yang membawa cinta kasih, kedamaian, dan keberpihakan pada mereka yang lemah dan terpinggirkan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
