
Beras kemasan produksi petani mustahik binaan Baznas siap didistribusikan untuk zakat fitrah di seluruh Indonesia. (Humas Baznas)
JawaPos.com–Proses pendistribusian beras zakat fitrah oleh Baznas terus bergulir. Dimulai sejak awal Ramadhan. Total ada 168.760 paket beras zakat fitrah yang disiapkan. Beras tersebut siap didistribusikan ke seluruh Indonesia.
Pendistribusian paket beras zakat fitrah itu sekaligus menjadi bantuan pangan berupa beras. Setiap paket Zakat Fitrah yang disalurkan berupa karung beras 5 kg per kepala keluarga. Dengan target total penerima manfaat mencapai 675.000 jiwa di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengatakan, mereka akan memberikan pelayanan terbaik dalam ibadah zakat fitrah. Dari tim pendistribusian dan pendayagunaan, harus bisa memastikan bahwa zakat fitrah yang ditunaikan para muzaki melalui Baznas harus sudah sesuai dengan syariah.
"Melalui prinsip Aman Syari kita akan sampai ditangan mustahik dengan kondisi yang layak,” ujar Saidah dalam keterangannya.
Menurut Saidah, Zakat Fitrah bukan hanya kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan solidaritas umat Islam. Oleh karena itu, mereka terus berupaya mendistribusikan zakat fitrah dengan optimal agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
"Zakat fitrah yang akan kami salurkan target penerimanya sudah masuk ke dalam target mustahik kita," tutur Saidah Sakwan.
Di antaranya yang akan menerima manfaat adalah tenaga kependidikan dan dai. Lalu klaster UMKM, klaster penyandang disabilitas, dan klaster keluarga miskin ekstrem.
Saidah menambahkan, mereka akan bekerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk dengan Perum Bulog dan Petani Binaan Baznas dalam program Lumbung Pangan. Sehingga bisa mendapatkan kualitas beras premium. Serta jaringan distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia melalui kerja sama dengan Baznas Provinsi, Kota, atau Kabupaten.
"Kita mengorganisir beras ini melalui dua jalur saluran penyedia beras," jelas Saidah.
Dia menekankan peran Bulog hanya penyedia beras kemasan saja. Mereka yang memegang kendali distribusi beras zakat fitrah.
Pada tahun ini, Baznas telah menetapkan besaran zakat fitrah sebesar Rp 47.000 per jiwa. Setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter beras premium untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Selain itu, nilai fidyah ditetapkan sebesar Rp 60.000 per jiwa per hari. Besaran zakat fitrah tahun ini disesuaikan dengan dinamika harga beras premium di pasaran. "Sementara bagi masyarakat di luar Jabodetabek, mereka dapat menyesuaikan besaran zakat fitrah dengan harga beras yang dikonsumsi sehari-hari di daerah masing-masing," jelas Saidah.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah lebih awal agar dapat segera disalurkan kepada mustahik. Mereka mendorong umat Muslim untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah hingga menjelang Idul Fitri.
"Karena semakin cepat ditunaikan, semakin cepat pula manfaatnya dirasakan para mustahik," kata Saidah.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
