Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 14.36 WIB

Penuhi Kebutuhan Zakat Fitrah di Indonesia, Siapkan 168.760 Paket Beras untuk 675.000 Penerima Manfaat

Beras kemasan produksi petani mustahik binaan Baznas siap didistribusikan untuk zakat fitrah di seluruh Indonesia. (Humas Baznas)  - Image

Beras kemasan produksi petani mustahik binaan Baznas siap didistribusikan untuk zakat fitrah di seluruh Indonesia. (Humas Baznas) 

JawaPos.com–Proses pendistribusian beras zakat fitrah oleh Baznas terus bergulir. Dimulai sejak awal Ramadhan. Total ada 168.760 paket beras zakat fitrah yang disiapkan. Beras tersebut siap didistribusikan ke seluruh Indonesia. 

Pendistribusian paket beras zakat fitrah itu sekaligus menjadi bantuan pangan berupa beras. Setiap paket Zakat Fitrah yang disalurkan berupa karung beras 5 kg per kepala keluarga. Dengan target total penerima manfaat mencapai 675.000 jiwa di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengatakan, mereka akan memberikan pelayanan terbaik dalam ibadah zakat fitrah. Dari tim pendistribusian dan pendayagunaan, harus bisa memastikan bahwa zakat fitrah yang ditunaikan para muzaki melalui Baznas harus sudah sesuai dengan syariah.

"Melalui prinsip Aman Syari kita akan  sampai ditangan mustahik dengan kondisi yang layak,” ujar Saidah dalam keterangannya. 

Menurut Saidah, Zakat Fitrah bukan hanya kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan solidaritas umat Islam. Oleh karena itu, mereka terus berupaya mendistribusikan zakat fitrah dengan optimal agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.

"Zakat fitrah yang akan kami salurkan target penerimanya sudah masuk ke dalam target mustahik kita," tutur Saidah Sakwan.

Di antaranya yang akan menerima manfaat adalah tenaga kependidikan dan dai. Lalu klaster UMKM, klaster penyandang disabilitas, dan klaster keluarga miskin ekstrem.

Saidah menambahkan, mereka akan bekerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk dengan Perum Bulog dan Petani Binaan Baznas dalam program Lumbung Pangan. Sehingga bisa mendapatkan kualitas beras premium. Serta jaringan distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia melalui kerja sama dengan Baznas Provinsi, Kota, atau Kabupaten.

"Kita mengorganisir beras ini melalui dua jalur saluran penyedia beras," jelas Saidah.

Dia menekankan peran Bulog hanya penyedia beras kemasan saja. Mereka yang memegang kendali distribusi beras zakat fitrah. 
Pada tahun ini, Baznas telah menetapkan besaran zakat fitrah sebesar Rp 47.000 per jiwa. Setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter beras premium untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Selain itu, nilai fidyah ditetapkan sebesar Rp 60.000 per jiwa per hari. Besaran zakat fitrah tahun ini disesuaikan dengan dinamika harga beras premium di pasaran. "Sementara bagi masyarakat di luar Jabodetabek, mereka dapat menyesuaikan besaran zakat fitrah dengan harga beras yang dikonsumsi sehari-hari di daerah masing-masing," jelas Saidah.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah lebih awal agar dapat segera disalurkan kepada mustahik. Mereka mendorong umat Muslim untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah hingga menjelang Idul Fitri.

"Karena semakin cepat ditunaikan, semakin cepat pula manfaatnya dirasakan para mustahik," kata Saidah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore