Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo saat menyerahkan bantuan. (Mabes Polri)
JawaPos.com – Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan dengan menyerahkan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Istri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini memberikan sejumlah bantuan berupa 8 ton pupuk, bibit jagung, dan prayer hama elektrik kepada petani setempat.
Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan Yayasan Kemala Bhayangkari dalam program ketahanan pangan nasional.
“Ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan implementasi program prioritas presiden,” jelasnya, Selasa (25/2).
Program P2L dan Ketahanan Pangan
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang diluncurkan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada Senin (24/2/2025). Program ini bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan rumah, asrama, dan fasilitas Polri guna mendukung ketahanan pangan serta program makan bergizi gratis.
Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, menegaskan bahwa P2L akan diterapkan di seluruh jajaran Polri sebagai model kemandirian pangan.
“Bhayangkari bersama Polri memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah, asrama, kantor polisi, hingga sekolah di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari. P2L adalah bentuk nyata komitmen kami dalam meningkatkan kemandirian pangan,” ujarnya.
Sebagai percontohan, Akpol telah mengembangkan P2L dengan pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan, mulai dari produksi, distribusi, pemanfaatan hasil panen, hingga pengelolaan limbah. Sejumlah fasilitas telah disiapkan, termasuk Kolam Nila, Taman Hidroponik, Edu Wisata Ketahanan Pangan, serta pengelolaan pangan di asrama Akpol.
Juliati berharap konsep ini dapat diterapkan di berbagai satuan pendidikan dan kepolisian di seluruh Indonesia, termasuk di tingkat Polda, SPN, Polres, dan Polsek.
“Saya berharap P2L bisa diterapkan mulai dari Polda, SPN, lembaga pendidikan Polri, hingga Polres dan Polsek sebagai wujud nyata Bhayangkari dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tambahnya.
Pembangunan SPPG dan Program Makan Bergizi Gratis
Dalam kesempatan tersebut, Juliati Sigit Prabowo juga menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Akpol oleh Gubernur Akpol, Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar.
SPPG ini ditargetkan dapat menyediakan makanan bergizi bagi 3.000 siswa per hari, termasuk untuk siswa TK dan SD Kemala Bhayangkari 04 Akpol. Hasil panen dari program P2L akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis, didistribusikan melalui Koperasi Akpol, serta dikonsumsi oleh warga asrama.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
