
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Setyo Boedi Moempoeni Harso didampingi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kombes Pol dr Bambang Triambodo saat membesuk korban penembakan di RS Bhayangkara Makassar.
JawaPos.com - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Setyo Boedi Moempoeni Harso, membesuk Bripka Mus Mulyadi, di RS Bhayangkara Makassar. Mus Mulyadi merupakan korban penembakan usai penyerangan Markas Polres Jeneponto, Kamis (27/4) Pukul 02.00 WITA.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana, mengatakan Kapolda Sulsel telah melakukan peninjauan langsung kondisi Mapolres Jeneponto usai penyerangan kemudian membesuk korban saat malam harinya di RS Bhayangkara Makassar.
"Setelah meninjau kondisi dan situasi di Polres Jeneponto, kemudian melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Pangdam XIV/Hasanuddin dan malamnya membesuk korban," ujarnya di Makassar, dikutip dari Antara Jumat (28/4).
Kombes Pol Komang Suartana mengatakan korban Bripka Mus Mulyadi terkena tembakan di bagian perut dan telah mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara.
Dia menyatakan korban Bripka Mus Mulyadi sedang piket malam saat kejadian penyerangan terjadi dan diduga korban ditembak oleh oknum tidak dikenal (OTK).
"Saat pak Kapolda membesuk juga menanyakan kondisi korban kepada tim dokter. Karumkit dan Kabid Dokkes yang mendampingi memberikan penjelasan jika korban sudah cukup membaik karena pertolongan yang cepat," katanya.
Komang menerangkan jika kedatangan Kapolda Sulsel sebagai bentuk dukungan dan penyemangat bagi Bripka Mus Mulyadi yang menjalani perawatan di RS Bhayangkara.
"Alhamdulillah operasi saudara Bripka Mus Mulyadi sudah selesai dan sekarang sudah masuk di kamar ICU," ucapnya.
Sebelumnya, penyerangan Markas Polres Jeneponto diduga dilakukan oleh puluhan orang pada Kamis dini hari. Satu orang anggota kepolisian yang berjaga juga mengalami luka tembak di bagian perutnya.
Beberapa video kondisi kantor Polres pasca penyerangan oleh orang tidak dikenal (OTK) itu menyebar cepat ke berbagai grup percakapan terbatas (WhatsApp) serta platform media sosial lainnya.
Potongan video berdurasi 60 detik menyebar cepat saat pagi hari. Kondisi ruangan kantor terlihat berantakan, beberapa puing-puing kaca berserakan di ruang Seksi Profesi Pengamanan (Propam) Polres Jeneponto serta ruangan lainnya.
Ruangan untuk beribadah juga tidak luput penyerangan itu, batu dan pecahan kaca juga berserakan. Polisi pun, kini sedang melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
