
Wamenko Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus. (Kemenko Polkam)
JawaPos.com–Tunjangan Hari Raya (THR) turut dibahas dalam rapat koordinasi Ramadhan dan Idul Fitri 2025 pada Senin (24/2). Dalam rapat yang berlangsung di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sejak siang hingga malam hari tersebut, pemerintah meminta THR sudah diterima seluruh pekerja sebelum H-7 Idul Fitri.
Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus. Pihaknya sudah mendapat paparan dari Kementerian Ketenagakerjaan berkaitan dengan hal itu. Meski masih terus dibicarakan. Namun, pemerintah meminta agar THR tidak terlambat diberikan kepada para pekerja.
”Prinsipnya, tujuh hari sebelum lebaran diharapkan THR sudah dapat diterima oleh katakan karyawan-karyawan yang tersebar di Indonesia,” kata Lodewijk Freidrich Paulus.
Lodewijk menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan terus berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia terkait dengan hal itu. Mereka belum menyampaikan batas waktu pencairan THR.
Namun, pemerintah menginginkan THR sudah sampai ke tangan para pekerja satu pekan sebelum hari raya Idul Fitri. Sehingga THR bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Berkaitan dengan tuntutan yang sempat disampaikan oleh para pengemudi ojek online atau ojol, Lodewijk menyampaikan, sampai saat ini belum ada aturan dan ketentuan yang mengatur THR untuk pengemudi ojol. Namun demikian, pemerintah tetap mengambil langkah agar hak-hak yang mestinya mereka dapatkan tetap ditunaikan perusahaan penyedia jasa ojol.
”Sehingga dari Kementerian Ketenagakerjaan tadi kami sudah tanyakan juga, mereka akan segera menyusun aturan sehingga para pengemudi ataupun ojek online mendapatkan hak THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jadi, sedang disiapkan. Intinya diharapkan H- 7 dari lebaran masalah-masalah itu sudah dapat kita eliminir,” tegas Lodewijk Freidrich Paulus.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
