Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 23.32 WIB

TII Sebut Maraknya Korupsi Politik di Indonesia jadi Penyebab IPK Indonesia Masih Mengkhawatirkan

 
 

Ilustrasi suap.

 
JawaPos.com - Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada 2024 berada skor 37 dengan ranking 99. Terdapat kenaikan 3 poin dari 2023, yang berada pada skor 34.
 
Deputi Transparency International Indonesia, Wawan Heru Suyatmiko menyatakan, meski IPK Indonesia mengalami kenaikan 3 poin, menjadi skor 37. Namun, masih dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
 
"Karena maraknya korupsi politik ini menjadi skor CPI kita selalu berada pada posisi yang mengkhawatirkan, angka 37 masih di bawah skor rata-rata global 43, 44 Asia Pasifik, bahkan dalam golongan flaud demokrasi kita masih di bawah jauh," kata Wawan dalam siaran daring, Selasa (11/2).
 
Ia tidak memungkiri, sepanjang 2024, Indonesia melakukan pesta demokrasi. Menurutnya, penyebab IPK Indonesia selalu berada pada angka 30 masih tingginya unsur korupsi politik.
 
 
"Sehingga angka 37 ini masuh menjadi catatan, masih mengkhawatirkan hari ini," ujar Wawan.
 
Ia mengamini, Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara. Namun, belum sepenuhnya demokrasi memberikan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi warga negaranya.
 
"Korupsi politik masih menjadi penghalang bagi penyediaan ruang aman demokrasi bagi masyarakat. Korupsi juga terbukti telah menggerogoti sistem peradilan menjadi lebih buruk dan jauh dari paradigma memberikan jaminan keadilan sosial bagi warganya," pungkas Wawan.
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore