
ILUSTRASI PENCEMARAN LINGKUNGAN. (FREEPIK)
JawaPos.com - Air merupakan salah satu sumber yang penting bagi kehidupan manusia dan seluruh makhluk hidup di muka bumi. Setiap harinya dari seluruh lapisan elemen pada kehidupan bergantung pada ketersediaan air, baik untuk konsumsi, pertanian, maupun pada industri.
Jika pencemaran air terjadi maka zat-zat berbahaya seperti limbah industri, bahan kimia, atau bakteri patogen akan masuk ke dalam sumber air, mengubah kualitas air, serta tidak layak untuk digunakan bagi siapa pun.
Pencemaran air biasanya disebabkan oleh aktivitas manusia, misal kebiasaan membuang limbah tanpa pengolahan yang baik, penggunaan pestisida dan herbisida di ruang lingkup pertanian.
Dikutip dari laman Lab.id, akibat jangka panjang yang terus menerus terjadi, pencemaran seperti ini akan berkurangnya pasokan sumber air yang bersih dan aman untuk di konsumsi, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit yang tinggi serta dampak negatif pada ekosistem lainnya.
Sementaara dilansir laman Environment Indonesia, pencemaran air juga sebagai isu global yang mempengaruhi banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Berbagai faktor, seperti limbah industri, limbah domestik, penggunaan pestisida dan pupuk kimia dalam dunia pertanian,
Tak hanya itu saja, aktivitas seperti pertambangan juga sangat berkontribusi tinggi terhadap penurunan kualitas sumber air. Dalam menghadapi tantangan ini, penting bagi setiap negara, termasuk Indonesia, untuk mengembangkan strategi yang efektif dalam pengelolaan dan perlindungan sumber daya air demi keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Berikut beberapa langkah mengatasi pencemaran air yang baik dan tepat yang dilansir Lab.id
Pengelolaan limbah yang efektif
Industri dan rumah tangga harus memastikan bahwa limbah itu diolah dan dibuang dengan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sistem pengolahan air limbah yang efektif pada pabrik industri dan kota dapat mengurangi pembuangan polutan ke badan air. Terutama bagi pemerintah daerah harus lebih tegas dan keras terhadap pengelolaan limbah yang efektif.
Pencegahan polusi industri
Industri perlu mengadopsi teknik dan proses produksi yang lebih bersih untuk mengurangi jumlah limbah dan pembuangan polutan terhadap lingkungan. Menggunakan lebih banyak bahan kimia ramah lingkungan dan membuang limbah beracun dengan benar agar membantu mengurangi dampak pencemaran air.
Pertanian yang berkelanjutan
Penggunaan pestisida, pupuk, dan limbah organik yang berlebihan pada bidang pertanian dapat menyebabkan masuknya nutrisi berlebih ke sistem perairan. Pertanian berkelanjutan, yang menggunakan bahan kimia secara lebih ekonomis dan mengelola limbah secara lebih efisien, dapat membantu memecahkan masalah ini.
Pengendalian erosi tanah

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
