
Menko Polkam Budi Gunawan bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memaparkan hasil kerja Desk Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi pada Kamis (2/1). (Puspenkum Kejagung)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memastikan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan kinerja Desk Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.
Hal itu dia tegaskan di hadapan awak media pada Kamis (2/1). Menurut Budi Gunawan, optimalisasi desk tersebut sangat penting demi menunjang gebrakan yang sudah mereka lakukan tiga bulan belakangan.
Pejabat yang biasa dipanggil BG tersebut menyampaikan bahwa setidaknya dua hal bakal dilakukan.
”Pertama Desk (Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi) akan terus mendorong penggunaan teknologi digital seperti e-katalog, kemudian e-government di seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengurangi risiko-risiko atau peluang-peluang terjadinya korupsi,” ungkap mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu.
Kedua, BG menyatakan bahwa Desk Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi akan fokus pada pemulihan aset hasil korupsi, khususnya berada di luar negeri. Tujuannya agar dana tersebut bisa kembali kepada negara dan sepenuhnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur nasional demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
”Oleh karenanya, Desk (Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi) akan terus memperkuat kerja sama internasional untuk langkah-langkah pengembalian dana atau aset-aset koruptor yang ada di luar negeri,” bebernya.
Baca Juga: MK Hapus Syarat Presidential Threshold 20 Persen, Anwar Usman dan Daniel Yusmic Beda Pendapat
Agar dapat menjalankan tugas dengan baik, BG memohon doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
”Bersama-sama kita mendukung upaya, langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Termasuk dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, semakin transparan sebagaimana visi Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata dia.
