Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Desember 2024 | 22.23 WIB

Profil Osamu Suzuki, Mantan CEO Suzuki yang Meninggal Dunia di Usia 94 Tahun, Tercatat Paling Berpengaruh di Sejarah Suzuki

Osamu Suzuki meninggal pada usia 94 tahun. (USA Today) - Image

Osamu Suzuki meninggal pada usia 94 tahun. (USA Today)

JawaPos.com – Dunia otomotif dunia kehilangan salah satu tokoh global paling berpengaruh dalam sejarah otomotif modern. Kabar duka tersebut datang dari Jepang. Osamu Suzuki, mantan pemimpin dan orang nomor satu pabrikan Suzuki dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (27/12).

Melalui informasi resmi perwakilan Suzuki di Indonesia, disampaikan bahwa Osamu Suzuki meninggal dunia pada usia 94 tahun. Osamu Suzuki meninggal karena menderita penyakit limfoma atau kanker kelenjar getah bening.

Kepergian Osamu Suzuki sekaligus menutup perjalanan bersejarah Suzuki selama masa kepemimpinannya.

Tercatat dalam sejarah, bahwa Osamu Suzuki adalah salah satu tokoh di industri otomotif. Dia berhasil mengubah Suzuki dari produsen kecil kendaraan ringan menjadi raksasa global yang dikenal di seluruh dunia.

Mengutip informasi obituary yang dibagikan Suzuki Indonesia, Osamu Suzuki merupakan sosok yang lahir pada tahun 1930. Osamu Suzuki merupakan orang asli Gero City, Prefektur Gifu.

Osamu Suzuki bergabung dengan Suzuki Motor pada tahun 1958. Dia kemudian menikah dengan Shoko, cucu dari pendiri Michio Suzuki dan putri presiden kedua, Shunzo Suzuki.

Osamu Suzuki bergabung dengan Suzuki Motor tiga tahun setelah Suzuki meluncurkan sepeda motor pertamanya, yaitu Colleda COX 125cc 4-tak, serta mobil Suzulight 360cc 2-tak. Keduanya menjadi pelopor era kendaraan kecil atau Ke-i Car di Jepang.

Osamu Suzuki memang bukan pewaris asli trah Suzuki. Namun, kebiasaan dan budaya di sana, ketika bisnis keluarga tidak memiliki ahli waris laki-laki, sang suami kemudian mengambil nama belakang istri. Hingga Osamu mengubah nama belakangnya menjadi Suzuki. 

Osamu Suzuki duduk menahkodai Suzuki mulai tahun 1978 sebagai Presiden Direktur. Saat itu, nama Suzuki belum seperti sekarang. Jauh dari kata dipertimbangkan sebagai produsen otomotif.

Namun demikian, di bawah kendali dan tangan dingin Osamu Suzuki, era ekspansi yang belum pernah terjadi sebelumnya dimulai. Osamu Suzuki memperkenalkan model ikonik yang kemudian memimpin ekspansi pesat ke pasar internasional. 

Penjualan Suzuki ketika ia mengambil alih perusahaan pada 1978 mencapai JPY 323 miliar, menurut harian bisnis Nikkei Shimbun.

Saat Osamu pensiun sebagai ketua perusahaan pada tahun 2021, penjualan Suzuki mencapai JPY 3,18 triliun atau setara USD 20 miliar.

Angka tersebut merupakan catatan yang menakjubkan, yang meningkatkan pendapatan lebih dari sepuluh kali lipat, yang kemudian mengubah Suzuki menjadi salah satu produsen kendaraan yang diakui dunia.

Pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2024, Suzuki mencatat penjualan sekitar 3,2 juta kendaraan di seluruh dunia, berada di belakang Toyota, produsen mobil terbesar di Jepang dan dunia.

Lebih dari setengah penjualan Suzuki ini berasal dari India, di mana anak perusahaannya, Maruti Suzuki, mendominasi pasar.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore