KRI Teluk Ende-571 akan terus bersiaga usai mendistribusikan bantuan untuk korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (TNI AL)
JawaPos.com - Korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki masih butuh uluran tangan dari pemerintah dan masyarakat luas. Mereka masih bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu relokasi dari zona berbahaya ke tempat yang sudah ditentukan. Pelabuhan Pelni Larantuka menjadi lokasi distribusi bantuan paling aman dan strategis. Karena itu, TNI AL mengirim KRI Teluk Ende-517 ke pelabuhan tersebut.
Kapal perang tersebut berlayar dari Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VII Kupang. Dari lokasi tersebut, pelayaran menuju Pelabuhan Pelni Larantuka memakan waktu lebih kurang 12 jam. Oleh Mabes TNI, TNI AL memang diberi tugas menjangkau lokasi-lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat maupun udara. Tujuannya tidak lain agar distribusi bantuan dari Jakarta, Surabaya, dan kota-kota lainnya segera sampai ke tangan para korban bencana.
Merujuk keterang resmi dari Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) pada Senin (25/11), Pelabuhan Pelni Larantuka berada jauh dari zona berbahaya Gunung Lewotobi Laki-Laki. Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Maumere Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro menyampaikan bahwa, pihaknya melaksanakan perintah panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk membawa dan menyerahkan bantuan kepada para korban di pengungsian.
”Sesuai perintah agar langsung menyiapkan KRI yang selalu standby untuk membantu distribusi logistik dari daerah-daerah lain yang akan dibawa ke daerah bencana yaitu di Flores Timur maupun Kabupaten Sikka, Ini diharapkan bisa membantu dan meyakinkan bahwa distribusi logistik tidak terlambat,” ungkap dia kepada awak media.
KRI Teluk Ende-517 menjadi armada tempur TNI AL yang paling siap melaksanakan tugas tersebut. Karena itu, kapal perang yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Andita Anton Subrata bertolak dari Kupang ke Larantuka. Mereka melakoni pelayaran belasan jam dengan membawa lima ton beras, 479 karton mie instan, 509 karton air mineral, sebanyak 1,21 kilo liter minyak goreng, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Selain berbagai kebutuhan pokok tersebut, TNI AL melalui Lantamal VII Kupang juga mengirimkan satu unit ambulans, satu unit truk, dan satu pleton prajurit Korps Marinir dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VII Kupang. Mereka juga memastikan KRI Teluk Ende-571 akan terus bersiaga selama masa tanggap darurat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Baca Juga: Peduli Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Petrokimia Gresik Kirimkan Bantuan
”Hal ini bertujuan agar ketika dibutuhkan dalam situasi genting, KRI yang bersiaga dapat melakukan tindak lanjut evakuasi pertama dalam penanganannya serta tidak adanya keterlambatan dalam mendistribusikan bantuan logistik kepada para korban yang terdampak bencana,” kelas Kolonel Anjas.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
