
Dashboard Aplikasi SatuSehat Kemkes RI.
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan SATUSEHAT Logistik, sebuah komponen penting dari platform SATUSEHAT yang dirancang untuk memperkuat sistem logistik medis di seluruh tanah air.
SATUSEHAT Logistik mengintegrasikan proses rantai pasok farmasi dan alat kesehatan, mulai dari produksi, pengadaan, hingga distribusi di tingkat provinsi dan fasilitas kesehatan. Melalui platform ini, data kesehatan dipusatkan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pelacakan serta distribusi obat dan alat kesehatan.
Distribusi dilakukan secara real-time melalui Sistem Monitoring dan Inventaris Logistik Kesehatan Elektronik (SMILE), sesuai dengan amanat Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/1568/2024.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan yang diterima menegaskan bahwa walaupun digitalisasi penting, namun integrasi antar-platform jauh lebih krusial.
"Digitalisasi adalah satu hal, namun yang lebih penting adalah integrasi. Jangan hanya membangun platform baru, gunakan platform yang sudah ada, seperti SMILE, dan tingkatkan kapasitasnya agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak orang," ujarnya.
Peluncuran SATUSEHAT Logistik juga dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Imunisasi, Direktorat Pelayanan dan Manajemen Farmasi, Direktorat Penyakit Menular, dan Direktorat Kesehatan Lingkungan, serta kepala dinas kesehatan dari 38 provinsi dan mitra pembangunan dari Kementerian Kesehatan.
“SATUSEHAT Logistik adalah investasi untuk generasi masa depan. Semakin kuat sistem kesehatan kita, semakin cerah masa depan bagi generasi berikutnya," ungkap Budi Gunadi.
Peluncuran SATUSEHAT Logistik ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam upaya Indonesia untuk mencapai sistem kesehatan yang terintegrasi, merata, dan tangguh, serta memastikan bahwa setiap warga negara mendapatkan akses yang setara terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Saat ini, SMILE telah mengelola lebih dari 800 juta dosis vaksin dan 100 juta dosis obat-obatan di lebih dari 10.000 fasilitas kesehatan yang tersebar di 38 provinsi.
Selain itu, SMILE juga mencakup berbagai komoditas kesehatan lainnya, seperti imunisasi rutin, tuberkulosis, malaria, HIV, rabies, dan pengelolaan limbah medis.
Dengan keberhasilan implementasi sistem ini, SATUSEHAT Logistik memastikan visibilitas real-time terhadap ketersediaan farmasi dan alat kesehatan, memungkinkan respons cepat dalam situasi darurat.
“Di balik setiap statistik terdapat kehidupan yang berubah. Keberhasilan SMILE dalam mendistribusikan vaksin dan obat-obatan berarti anak-anak yang lebih sehat, perempuan yang berdaya, dan komunitas yang lebih kuat serta tangguh," ungkap Resident Representative UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
