Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 September 2024 | 16.18 WIB

Peran Penting Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan Gereja di Balik Bebasnya Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens

Phil

Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens tiba di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu Malam (21/9/2024). Philip merupakan pilot berkewarganegaraan Selandia Baru yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya sejak


JawaPos.com - Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens berada di hutan Nduga sejak 7 Februari 2023. Warga negara Selandia Baru itu menjadi sandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) di bawah kendali Egianus Kogoya selama satu tahun tujuh bulan.

Waktu yang sangat panjang. Selama itu, Pemerintah Indonesia terus melakukan soft approach untuk memastikan Philip tetap dalam keadaan aman. Bantuan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan gereja turut berpengaruh terhadap keberhasilan itu. 

Baca Juga: Sinopsis 10 Things I Hate About You, Film Komedi Romantis Era 90-an Cocok ditonton Untuk Remaja

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menyampaikan hal itu secara terbuka pada Sabtu malam (21/9). Keterangan tersebut dia sampaikan setelah Philip mendarat di Jakarta dan diserahkan kepada Kedutaan Besar Selandia Baru untuk Indonesia di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Hadi menegaskan bahwa negosiasi untuk membebaskan Philip berlangsung lama. 

”Dalam proses negosiasi, saya perlu sampaikan bahwa keterlibatan tokoh adat, keterlibatan tokoh masyarakat, keterlibatan gereja, semuanya sangat memengaruhi dalam proses pembebasan ini,” terang Hadi.  

Mantan panglima TNI itu mengakui bahwa negosiasi panjang dengan OPM kelompok Egianus Kagoya tidak hanya memakan waktu, melainkan juga butuh kesabaran dari semua pihak. Baik Pemerintah Indonesia, aparat keamanan TNI-Polri, maupun pihak keluarga. Hadi bersyukur semuanya seragam dan satu nada. Terus mengedepankan pendekatan soft approach sehingga Philip bebas pada Sabtu pagi. 

”Proses negosiasi yang sangat panjang ini dilakukan oleh Satgas TNI-Polri yang terus dari waktu ke waktu, dari hari ke hari, memantau perkembangan di wilayah Nduga. Dan kita bersyukur yang kita inginkan di lapangan bisa berjalan dengan baik,” kata dia. 

Karena itu, Hadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya membebaskan Philip dari tangan Egianus dan kelompoknya. ”Saya ingin mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pembebasan sandera, yaitu TNI dan Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat dan pemuka agama. Ucapan terima kasih juga kepada Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta,” bebernya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore