Pilot Mark Merthens (kiri) ber-selfie dengan anggota polisi setelah bebas dari KKB setelah disandera 1,5 tahun. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebelum Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens bebas pada Sabtu (221/9), Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) membuat proposal pembebasan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut. Lewat proposal itu mereka mengajukan sejumlah syarat.
Sebelum Philip bebas dan mendarat di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Timika sekitar pukul 11.36 WIT, Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambon sempat mengirimkan surat terbuka dalam rangka meminta dukungan untuk pembebasan Philip. Surat itu ditujukan kepada Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).
”Permohonan dukungan dan fasilitasi dalam proses pembebasan dan serah terima pilot (asal) Selandia Baru, tuan Phillip Mehrtens,” tulis Sebby.
Melalui surat tersebut, TPNPB-OPM menyatakan bahwa membebaskan Philip sudah menjadi komitmen mereka. Keinginan itu muncul setelah Philip menjadi sandera mereka sejak 7 Februari 2023. Lebih kurang satu tahun tujuh bulan pilot Susi Air itu berada di hutan bersama Egianus Kogoya dan anak buanya.
”Seperti yang anda ingat, pada 17 September 2024, TPNPB menerbitkan proposal terperinci untuk pembebasan dan penyerahan Mehrtens,” kata dia.
Sebby menyatakan bahwa dalam proposal itu, TPNPB-OPM meminta dukungan PBB agar proses serah terima Mehrtens berjalan aman dan lancar. ”
Kami menegaskan kembali komitmen kami terhadap proposal itu, yang kami yakini sebagai langkah penting untuk menyelesaikan masalah ini melalui negosiasi dan kerja sama,” kata dia.
”TPNPB berkomitmen untuk memastikan bahwa Mehrtens dibebaskan dengan aman,” tambahnya.
Beberapa jam setelah surat terbuka itu dikirim, Philip bebas. Pilot Susi Air itu langsung diterbangkan ke Jakarta dari Timika. Aparat TNI-Polri memastikan bahwa Philip dalam keadaan sehat, baik fisik maupun psikologis. Philip diperkirakan mendarat di Jakarta sekitar pukul 19.30 WIB - 20.00 WIB. Dari Timika, dia terbang menggunakan pesawat milik TNI AU.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
