Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens (kiri) berhasil dibebaskan dari sandera KKB Papua. (ANTARA/HO-Humas Polda Papua)
JawaPos.com - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi membeber prosedur yang dilakukan oleh TNI, Polri, dan petugas dari instansi lainnya pasca pembebasan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens. Warga negara Selandia Baru itu bebas dari tangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Sabtu (21/9). Saat ini, Philip sudah dalam pernerbangan dari Timika menuju Jakarta.
Sebelum diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat TNI AU, Philip melalui beberapa prosedur. Itu dilakukan karena yang bersangkutan menjadi sandera OPM cukup lama. Lebih kurang satu tahun tujuh bulan atau 19 bulan.
”Sesuai prosedur yang ada, kami melaksanakan treatment. Pertama kami laksanakan pengecekan kesehatan, Alhamdulillah yang bersangkutan cukup stabil walaupun berat badan turun secara drastis,” kata Bambang.
Meski demikian, jenderal bintang tiga TNI AD itu memastikan bahwa Philip dalam keadaan sehat. Dia tidak sakit sehingga diperbolehkan langsung terbang dari Timika ke Jakarta. Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memeriksa kejiwaan Philip.
”Untuk psikologis kami juga sudah melaksanakan konseling. Cukup baik, tidak ada tanda-tanda PTSD, sehingga yang bersangkutan layak untuk kami segera terbangkan ke Jakarta,” terang dia.
Philip diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat angkut intai milik TNI AU. Yakni pesawat dengan nomor ekor AI-7301. Pesawat tersebut take off dari Timika sekitar pukul 15.45 WIT atau 13.45 WIB. Diperkirakan Philip sudah mendarat di Jakarta malam ini. Pesawat yang membawa Philip akan landing di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Pemilik Susi Air, Susi Pudjiastuti sudah menunggu kedatangan Philip.
OPM kelompok Egianus Kogoya menyandera Philip sejak 7 Februari 2023. Saat itu, Philip diserang oleh Egianus dan anak buahnya setelah mendaratkan pesawat jenis Pilatus Porter dengan register PK-BVY. Pesawat itu dibakar oleh OPM. Sementara Philip langsung disandera. Berbagai upaya dilakukan untuk membebaskan Philip. Namun tidak kunjung berhasil. Pada Sabtu (21/9) Philip akhirnya bebas dari tangan OPM.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
