Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus. (Anadolu/Antara)
JawaPos.com - Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Imam Widodo mengungkapkan bahwa instansinya sudah menerima informasi perkiraan jumlah jemaat katolik yang bakal hadir dalam Misa Suci atau Misa Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis (5/9). Dia menyebut, tidak kurang dari 86 ribu jemaat katolik akan hadir secara langsung dalam Misa Akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus tersebut.
Informasi itu disampaikan oleh Komjen Imam usai memimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan bersama TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. ”Karena kami mengetahui, kami dapat informasi bahwa kurang lebih ada 86 ribu umat itu nanti akan datang dalam rangka menghadiri misa,” ungkap dia. Karena itu, jenderal bintang tiga Polri tersebut mengimbau supaya seluruh jemaat katolik yang turut serta dalam Misa Akbar benar-benar sehat.
Imam menekankan hal itu lantaran dengan 86 ribu jemaat, SUGBK akan benar-benar penuh. Sehingga jemaat yang datang harus dipastikan dalam keadaan sehat dengan kondisi fisik yang prima. ”Ada satu imbauan dari kami, mohon kiranya untuk umat nanti yang datang, betul-betul dalam kondisi sehat,” kata dia menyarankan. Imbauan itu dikeluarkan agar seluruh jemaat yang ikut dalam Misa Akbar bersama Paus Fransiskus tidak terkendala masalah kesehatan.
Selain kepadatan SUGBK dengan perkiraan jemaat katolik yang datang mencapai 86 ribu orang, Komjen Imam memperkirakan bakal banyak jemaat berusia di atas 50 tahun. ”Harapan kami sebagai pelaksana pengamanan, tidak terjadi hal-hal terkait masalah kesehatan. Ini yang menjadi concern, karena kami yakin juga banyak yang usia di atas 50 tahun,” kata dia. Informasi tersebut diperoleh Polri dari hasil koordinasi dengan penanggung jawab kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.
Lebih lanjut, Imam menyampaikan bahwa saat Misa Akbar berlangsung, diperkirakan mobilitas bus di sekitar SUGBK meningkat. Polri mencatat ada ribuan bus yang akan mengantar dan menjemput jemaat katolik. ”Kami mohon maaf dan partisipasi juga pada masyarakat, khususnya Jakarta. Karena kegiatan yang ini ya, kegiatan Paus Fransiskus nanti pada saat hari misa itu kurang lebih ada sekitar 1.400 bus,” terang dia.
Untuk melancarkan arus, Polri telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas ribuan bus tersebut. ”Kami akan bagi setelah dropping ya, mereka akan kami bagi ke kantong-kantong parkir. Sehingga kami mohon ketidaknyamanan, tapi kami yakin dengan hati yang besar seluruh warga dan masyarakat Indonesia, kita bersama-sama bisa menyukseskan kegiatan ini,” jelasnya. Kantong-kantong parkir itu tersebar di beberapa wilayah. Termasuk area parkir di Pekan Raya Jakarta (PRJ).

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
