Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Agustus 2024 | 22.45 WIB

BWI Bangun Bank Wakaf, Wamenag Sampaikan Siap Dukung Pengembangan Teknologinya

Wamenag Saiful Rahmat Dasuki (dua dari kanan) di Jakarta (30/8) malam.  (Istimewa) - Image

Wamenag Saiful Rahmat Dasuki (dua dari kanan) di Jakarta (30/8) malam. (Istimewa)

JawaPos.com - Merayakan hari lahirnya yang ke-17 tahun, Badan Wakaf Indonesia (BWI) merancang sejumlah inovasi. Diantaranya adalah membangun Bank Wakaf. Sambil terus meningkatkan literasi wakaf di tengah masyarakat.

Rencana membangun Bank Wakaf itu disampaikan langsung Ketua BWI Kamaruddin Amin dalam malam puncak Hari Lahir BWI di Jakarta pada Jumat (30/8). Perayaan itu dihadiri langsung Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki. Dalam kesempatan itu, Kamaruddin mengatakan pentingnya mengelola wakaf dengan profesional dan inovatif di era digital saat ini.

Dalam roadmap perwakafan nasional 2024-2029, BWI menetapkan beberapa strategi utama. Termasuk diantaranya pengembangan Bank Wakaf. Bank Wakaf ini dilahirkan sebagai pendorong ekonomi berbasis syariah. Serta dalam rangka peningkatan kapasitas serta sertifikasi Nazhir. BWI juga berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem wakaf uang dan wakaf produktif. Caranya dengan memanfaatkan teknologi digital seperti platform Wakaf Uang Nasional, QRIS, ATM, Mobile Banking, dan e-commerce.

Dirjen Bimas Islam Kemenag itu mengatakan, upaya lainnya adalah membangun kepercayaan publik dan mempermudah akses informasi bagi masyarakat menjadi prioritas BWI. "Kami mendorong pengelolaan wakaf yang tidak hanya amanah, tetapi juga responsif terhadap perkembangan teknologi," tambah Kamaruddin.

Dia juga mengatakan, seiring perkembangan zaman, pengelolaan wakaf di Indonesia menghadapi tantangan baru. Terutama di era society 5.0 saat ini. Menurut dia, teknologi dan data menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Kamaruddin mengatakan BWI harus terus berinovasi dalam mengelola aset wakaf. Agar tetap relevan dan memberikan manfaat maksimal.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki menyoroti pentingnya sinergi antara Kementerian Agama dan BWI. Kolaborasi itu penting dalam menghadapi tantangan era digital ini.

"Kolaborasi yang erat antara BWI dan seluruh stakeholder adalah kunci keberhasilan kita dalam memajukan pengelolaan wakaf yang lebih modern dan akuntabel," kata Saiful. Lebih lanjut Saiful mengatakan, dukungan penuh Kementerian Agama dalam penguatan regulasi, peningkatan kapasitas, dan pengembangan teknologi pengelolaan wakaf di bawah komando BWI.

Dalam kesempatan ini, BWI juga menandatangani beberapa perjanjian kerjasama strategis. Di antaranya dengan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag untuk kerjasama literasi dan donasi penyelenggara perjalanan ibadah Umrah serta literasi calon jemaah haji. Kemudian kerjasama antara BWI dengan Universitas Brawijaya (UB) dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan sumber daya manusia. Hilmi Setiawan 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore