Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Agustus 2024 | 20.48 WIB

Pimpin Upacara Hari Pramuka, Wapres Minta Model Pembinaan Tidak Jadul dan Lebih Adaptif

Pertunjukan kolosal di upacara Peringatan Hari Pramuka ke-63 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur (14/8). (Hilmi/Jawa Pos) - Image

Pertunjukan kolosal di upacara Peringatan Hari Pramuka ke-63 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur (14/8). (Hilmi/Jawa Pos)

 
JawaPos.com - Ribuan kader Pramuka dari berbagai jenjang pendidikan, menyambut kedatangan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan antusias. Sengatan matahari tidak meluruhkan semangat mereka. Ma'ruf Amin hadir memberikan sambutan pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-63 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada Rabu (14/8).
 
Dalam pidato arahannya, Ma'ruf menyampaikan beberapa pesan. Diantaranya adalah urusan pembinaan kader Pramuka, harus disesuaikan dengan dunia generasi muda sekarang. "Ke depan, Gerakan Pramuka perlu lebih adaptif dan terus memperbarui model dan cara pembinaan kepada para kader pramuka," kata Ma'ruf. 
 
Dengan kata lain, Ma'ruf Amin meminta pembinaan kader Pramuka tidak lagi pakai cara-cara jadul. "Optimalkan cara-cara kekinian yang efektif untuk membangkitkan rasa cinta tanah air dan bangga menjadi warga negara Indonesia," kata mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.
 
 
Ma'ruf menambahkan generasi Pramuka Indonesia juga harus terus berani memberikan perbaikan. Kemudian mengisi ruang-ruang pembangunan dengan berbagai terobosan. Sekaligus mengembangkan kapasitas diri sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.
 
Dia juga menyambut baik tema Hari Pramuka ke-63 ini, yaitu Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI. Dia melihat ada dua instrumen yang pengaruhnya kuat sekali bagi kehidupan bermasyarakat. Yaitu Pramuka dan Pancasila.
 
Ma'ruf mengatakan, Tri Satya Pramuka yang memiliki tiga unsur, yaitu religi, nasionalisme, dan kemanusiaan, seolah melebur menjadi satu dengan sila-sila dalam Pancasila. "Menurut saya, seorang pramuka pastilah seorang Pancasilais dan seorang Pancasilais pasti mencerminkan semangat dan jiwa kepramukaan," jelasnya. 
 
 
Oleh karena itu, Ma'ruf meyakini Pramuka akan melahirkan banyak calon pemimpin bangsa yang siap dan tangguh dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks. Berbagai tantangan mulai dari konflik geopolitik global, perubahan iklim, ancaman ketahanan pangan dan energi, kejahatan teknologi, hingga ketimpangan pembangunan harus bisa direspon oleh kader-kader Pramuka. 
 
Sementara itu Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso menyampaikan beberapa hal dalam sambutannya. Dia mengatakan kader Pramuka adalah insan Pancasila. Dia mengatakan Gerakan Pramuka menjadi garda terdepan sebagai organisasi yang mendidik dan membentuk karakteristik bangsa. "Pramuka jadi wadah pemersatu bangsa. Merawat kebersamaan perdamaian toleransi dan harmoni," katanya. 
 
Dia mengatakan cita-cita luhur itu harus jadi semangat untuk terus menjaga dan membesarkan Pramuka. Sehingga Pramuka bisa membawa Indonesia jadi negara maju. "Saat ini kita dihadapkan tantangan zaman. Perkembangan teknologi menghilang batas batas negara," pungkas pria yang akrab disapa Buwas itu. 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore