Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Agustus 2024 | 19.42 WIB

Doa Nabi Musa yang Dapat Dibaca Sehari-Hari

ILUSTRASI: Masjid 99 Kubah Makassar, Sulawesi Selatan. (Nur Suhra Wardyah/Antara) - Image

ILUSTRASI: Masjid 99 Kubah Makassar, Sulawesi Selatan. (Nur Suhra Wardyah/Antara)

JawaPos.com - Nabi Musa merupakan salah satu dari 25 nabi yang wajib dipercayai atau diimani umat Islam, sebagaimana yang tertuang dalam rukun Iman.   

Sebelum masuk ke pembahasan, sebetulnya ada perbedaan antara nabi dan rasul. Nabi adalah mereka yang diberi wahyu oleh Allah SWT tetapi tidak diperintahkan untuk menyebarkan ajarannya, sedangkan rasul adalah mereka yang mendapat wahyu dan wajib untuk menyampaikan kepada umatnya.

Nabi Musa adalah nabi yang penting menurut agama-agama Abrahamik. Dia lahir di Mesir pada zaman Fir’aun berkuasa. Musa pertama kali mendapat wahyu di bukit Thursina, Saat itu Musa sudah menikah dengan anak dari Nabi Syuaib yang bernama Shafura, mereka berdua pun menuju ke Negara Mesir. 

Ketika mereka tiba di sebuah bukit saat malam tiba, ia melihat sebuah cahaya dan Musa mendekati asal sinar tersebut. Setibanya di sana terdengar sebuah suara yang menuju ke arah Musa. Wahyu yang ia terima saat itu kurang lebih begini, “Musa, kamu sedang berada di sebuah lembah suci, lepaskan terompah yang kamu kenakan dan kamu menjadi rasul utusanKu.” 

Allah memberinya wahyu berupa Taurat. Ia memiliki mukjizat berupa membelah lautan ketika dirinya dan Bani Israil dikejar balatentara Fir’aun, karena kezalimannya akhirnya Fir’aun dan balatentaranya tidak berhasil menyebrangi lautan yang sedang dibelah oleh Nabi Musa dan tenggelam selama-lamanya. 

Doa adalah senjata para Hamba Allah, semua orang pasti pernah memanjatkannya, termasuk para Nabi-nabi. Berikut adalah doa yang dibaca Nabi Musa selama hidupnya:  

  1. Doa meminta dimudahkan urusan

قَالَ رَبِّ ٱشْرَحْ لِى صَدْرِى

وَيَسِّرْ لِىٓ أَمْرِى

وَٱحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِى

يَفْقَهُوا۟ قَوْلِى 

Artinya: Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” Q.S Thaha ayat 25-28. 

Nabi Musa mengucapkan doa ini setelah ia diminta oleh Raja Firaun untuk memakan bara api. Pada saat itu Nabi Musa khawatir tak akan bisa berdakwah dengan baik karena setelah menelan bara api tersebut, ia menjadi cadel.

Tapi karena kekuasaan Allah dan dari permohonan yang diucapkan melalui doa ini maka Allah pun memberinya kemudahan. Misalnya kemudahan saat ia berdakwah, yaitu dengan cara mengutus Nabi Harun untuk membantu berdakwah dan menyampaikan ajaran tauhid yang benar. 

  1. Doa Nabi Musa ketika memohon ampun 

قَالَ رَبِّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى فَٱغْفِرْ لِى فَغَفَرَ لَهُۥٓ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ 

Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore