Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Agustus 2024 | 13.41 WIB

Selama Pilkada 2024, Polda Metro Jaya Antisipasi Ancaman Terorisme

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto saat rilis Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) jaringan internasional Indonesia-Kamboja di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/7/2023).

JawaPos.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto mengingatkan para anggotanya agar bekerja dengan waspada selama pengamanan Pilkada 2024. Salah satu ancaman yang harus diantisipasi adalah ancaman terorisme.
 
Karyoto mengatakan, berkaca dari Pemilu 2019 terdapat ancaman teror yang bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, koordinasi bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terus berjalan.
 
“Hanya saja di kami ini ada kita koordinasi dengan Densus wilayah hukum jakarta informasi-informasi itu sebagai warning itu selalu diberikan,” kata Karyoto, Rabu (14/8).
 
 
Meski begitu, Karyoto mengimbau warga tidak khawatir. Sebab, petugas terus melakukan pemetaan dan menangkap sesorang bila telah terbukti terlibat kelompok terorisme.
 
“Misalnya seperti kemarin ditangkap di daerah mana. Kita warning dan kemarin ada beberapa kali ya sebelum Pilpres memang ada yang ditangkap di wilayah hukum ditangkap,” ucapnya.
 
“Tapi memang dia belum melakukan aktivitas. Penyelidikan yang secara jaringan mereka sudah ditangkap duluan,” tambahnya.
 
 
Selain itu, Eks Deputi Penindakan KPK ini juga mengantisipasi daerah-daerah kerawanan bencana alam maupun kejahatan. Wilayah tersebut beberapa masuk dalam cangkupan beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).
 
“Ya memang di masing-masing daerah ada (TPS rawan) tapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Kerawanan itu misalnya kerawanan karena cuaca, karena jaraknya jauh atau mungkin daerah-daerah yang dari sisi geografis,” ucapnya.
 
Diketahui, Polda Metro Jaya menggelar apel gelar pasukan mandiri kewilayahan Operasi Mantap Praja Jaya 2024 dalam rangka pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak 2024 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pasukan yang dikerahkan melakukan simulasi pengamana Pilkada 2024.
 
 
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto mengatakan, Operasi Mantap Praja 2024 dilaksanakan selama 140 hari mulai tanggal 14 Agustus 2024 hingga 31 Desember 2024. Puluhan ribu personel dikerahkan untuk pengamanan.
 
“Dengan melibatkan sejumlah 88.375 personel yang mana terdiri dari 6.991 personel TNI, 17.448 personel Polri, serta didukung oleh 63.936 personel Linmas,” ujar Karyoto di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/8).
 
Karyoto menyampaikan, seluruh personel gabungan tersebut dilibatkan akan disebar ke 31.963 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore