Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juli 2024 | 01.57 WIB

41 Tokoh Muda Sepakati Rencana Aksi Ekonomi dan Iklim

Puluhan tokoh muda dari multi sektor merumuskan rencana aksi kolaborasi menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan aksi iklim. (Istimewa) - Image

Puluhan tokoh muda dari multi sektor merumuskan rencana aksi kolaborasi menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan aksi iklim. (Istimewa)

JawaPos.com–Krisis iklim adalah tantangan besar abad ini, dengan dampak yang semakin nyata di kehidupan. Di sisi lain, Indonesia berambisi mendorong pertumbuhan ekonomi tahunan 8 persen pada 2045 untuk terlepas dari middle-income trap.

Sebagai jantung maritim, hutan, dan keanekaragaman hayati dunia, Indonesia perlu menyelesaikan dilema tersebut secara bijak dan terukur. Pijar Foundation mengambil langkah nyata dengan menyelenggarakan Global Future Fellows (GFF) 2024: Forging a Climate-Economy Equilibrium. Mengumpulkan 41 tokoh muda dari multi sektor (pemerintah, swasta, dan masyarakat) untuk merumuskan rencana aksi kolaborasi yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan aksi iklim.

Program itu berlangsung dari 7 hingga 10 Juli di Kuta, Bali. Para peserta terpilih melalui seleksi ketat berdasar rekam jejak dan komitmen terhadap kolaborasi. Dari 400 pendaftaran yang diterima panitia, hanya 41 yang terpilih mengikuti program.

GFF 2024 dihadiri beberapa tokoh penting dari multi sektor yang memberikan pandangan dan dukungan. Plt Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Muhammad Taufiq menyatakan, pengambil kebijakan harus menjadi pemimpin, tidak hanya business as usual,” ujar Muhammad Taufiq.

Direktur Kebijakan Publik Pijar Foundation Cazadira F. Tamzil menyatakan, pemimpin kebijakan tidak boleh memiliki mindset jangka pendek, melainkan harus mendorong inovasi menuju masa depan yang berkelanjutan. Isu perubahan iklim merupakan tantangan bagi Indonesia yang masih mengejar pertumbuhan ekonomi besar.

”Namun, dengan mengembangkan empati dan kolaborasi antar multi sektor, GFF 2024 dapat menghasilkan rencana aksi kolaborasi ekonomi-iklim yang solutif namun praktis,” kata Cazadira F. Tamzil.

Selama empat hari, peserta GFF 2024 mengikuti berbagai kegiatan. Seperti diskusi panel, masterclass, dan kunjungan lapangan ke Ekowisata Mangrove Batu Lumbang.

Pada puncak acara, 41 tokoh muda GFF 2024 mempresentasikan rencana aksi kolaborasi untuk Indonesia dalam menghadapi krisis iklim, yang tetap mendorong pertumbuhan ekonomi.

GFF adalah program rutin Pijar Foundation sejak 2022. Pada edisi-edisi sebelumnya, GFF mengangkat beragam tema futuris, termasuk transisi energi berkelanjutan, ketahanan pangan nasional di tengah tensi global, dan transformasi kesehatan Asia Tenggara di era ai technology dan big data. Tiap penyelenggaraan GFF selalu menghasilkan rencana aksi kolaborasi multi sektor.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore