Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2023 | 20.06 WIB

Hari Pertama, 5.217 CJH Lunasi Biaya Haji

Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief - Image

Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

JawaPos.com - Pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) reguler dibuka mulai kemarin (11/4) hingga 5 Mei mendatang. Pada penutupan hari pertama kemarin sore, masih sangat sedikit calon jemaah haji (CJH) yang melakukan pelunasan.

Merujuk rekapitulasi Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, persentase pelunasan pada hari pertama tercatat 2,39 persen. Perinciannya, dari 190.897 kuota jemaah haji reguler, yang telah melunasi sebanyak 5.065 orang (2,65 persen). Kemudian, untuk kuota prioritas lansia, baru 152 orang lunas (1,5 persen) dari 10.166 kuota.

Kondisi tersebut sangat kontras dengan musim haji 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Saat itu, pada hari pertama ada 19.401 CJH reguler yang melakukan pelunasan. Dengan kuota haji reguler saat itu 204 ribu jemaah, artinya hampir 10 persen CJH yang melunasi biaya haji.

Tahun ini pelunasan biaya per jemaah terbilang cukup besar. CJH embarkasi Surabaya, misalnya, harus menyiapkan uang Rp 30,9 juta untuk pelunasan. Sebab, biaya haji yang ditanggung jemaah embarkasi Surabaya mencapai Rp 55,9 juta, dikurangi setoran awal Rp 25 juta.

Terkait masih sedikitnya CJH yang melunasi biaya haji, Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief mengatakan, tahapan pelunasan tersebut masih proses awal. Dia menjelaskan, ketentuan pelunasan BPIH reguler itu diatur dalam Keputusan Menteri Agama 352/ 2023 yang dikeluarkan Senin (10/4) malam. Di dalam aturan itu, pelunasan BPIH reguler dibuka mulai 11 April sampai 5 Mei.

Aturan itu juga menetapkan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) untuk masing-masing embarkasi. Bipih adalah biaya haji yang ditanggung jemaah atau direct cost. ”Jika sampai batas akhir masih ada kuota yang belum terisi, masa pelunasan dapat diperpanjang,” katanya. Ketentuan soal perpanjangan akan diatur lebih lanjut melalui ketetapan Dirjen PHU Kemenag.

Kemenag sejatinya sudah mengantisipasi kekosongan atau sisa kuota haji. Yaitu, dengan membuka pelunasan untuk kuota haji cadangan. Tahun ini jumlah kuota haji cadangan mencapai 19.088 orang. Sampai kemarin, jumlah pelunasan kuota haji cadangan berjumlah 106 orang atau 0,56 persen.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah menyampaikan perkembangan pengelolaan dana haji. ”Saat ini ada Rp 168 triliun dana haji. Hampir Rp 170 triliun,” katanya dalam launching program kemaslahatan Ramadan 2023 di Jakarta kemarin.

Fadlul menjelaskan, ada dua jenis dana yang mereka kelola. Yaitu, dana haji yang bersumber dari uang setoran awal pendaftaran haji Rp 25 juta per orang. Lalu, yang kedua adalah dana abadi umat (DAU). (wan/eko/c7/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore