
Ilustrasi orang yang mengikuti pesantren lansia. (Unsplash.com/MufidMajnun)
JawaPos.com - Kehadiran pesantren lansia di Indonesia sudah semakin marak, yang memiliki tujuan agar mereka bisa mengisi kegiatan dengan ilmu agama di masa tua.
Dilansir dari laman Artikel GoLantang BKKBN, pesantren lansia memiliki peranan yang besar dalam menciptakan kemandirian dan membimbing mereka untuk meningkatkan kualitas hidup terutama dalam hal agama.
Seorang lansia juga seperti manusia pada umumnya yang membutuhkan aktivitas sosial untuk kegiatan sehari-hari. Maka dari itu, dengan adanya pesantren lansia menjadi wadah untuk hubungan sosial yang baik dengan sesama.
Dikutip dari laman Jurnal Universitas Gadjah Mada, proses yang ada dalam aktivitas pesantren lansia dikemas melalui kegiatan agama yang bermanfaat bagi kehidupannya.
Dalam tahap menghargai ini, para lansia menjadi lebih optimis dan tenang dalam menghadapi akhir hidupnya. Sehingga tak lagi ditakut-takuti oleh kematian, penyakit, atau lain sebagainya.
Dikutip dari laman Artikel Dompet Dhuafa, ada beberapa urgensi dalam program pesantren lansia, diantaranya untuk perawatan kesehatan, kesejahteraan psikologis, aktivitas sosial, pendidikan, dan lain-lain.
Mengingat bahwa memasuki lansia itu sudah banyak yang berubah termasuk dari daya tahan tubuh, penurunan daya ingat, dan penurunan kemampuan kognitif.
Dilansir dari laman Artikel Study Smarter, penurunan fungsi kognitif pada lansia ini disebabkan oleh perubahan otak seperti aspek penalaran, perhatian, memori, dan keterampilan bahasa.
Fungsi kognitif bisa dilihat dari pengambilan keputusan yang lambat, sulit untuk fokus, sering lupa, sulitnya berkomunikasi, dan sulit memahami kalimat yang rumit.
Namun, meskipun ada penurunan kemampuan yang dialami oleh lansia tapi tak menjadi penghalang jika masih berniat ingin memperdalam pengetahuan dan melakukan berbagai macam aktivitas.
Diluaran sana, bahkan ada lansia yang masih mengenyam pendidikannya di perguruan tinggi atau masih memiliki aktivitas mengajar. Tapi harus sesuai kapasitas yang dimiliki.
Di pesantren lansia juga ada berbagai pelayanan contohnya dari pengawasan medis hingga pemberian makanan yang sehat. Keperluan gizi harian merekapun pastinya diperhatikan, sehingga aktivitas belajar lansia akan lebih efektif.
Program pesantren lansia ini justru sangat penting dalam membantu kehidupan lansia agar lebih sehat, bahagia, serta produktif di usia senja.
Hal ini juga sangat membantu memberantas masalah sosial seperti isolasi sosial, penelantaran, hingga depresi yang dialami oleh para lansia di Indonesia.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
