Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Juni 2024 | 01.39 WIB

Indonesia Jadi Pengekspor Ikan Hias Terbesar Kedua Dunia Di Bawah Jepang

Indonesia berhasil merangsek ke papan atas negara pengekspor ikan hias. Saat ini Indonesia berada di urutan kedua, sebagai negara pengekspor ikan hias terbesar dunia.

JawaPos.com - Indonesia berhasil merangsek ke papan atas negara pengekspor ikan hias. Saat ini Indonesia berada di urutan kedua, sebagai negara pengekspor ikan hias terbesar dunia. Sementara posisi nomor satu, masih diduduki oleh Jepang. 

Posisi Indonesia itu disampaikan oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Budi Sulistyo. "Ayo kita salip Jepang. Masak kalah sama Jepang," kata Budi dalam temu media Nusantic & Nusapet 2024 di Serpong pada Jumat (31/5). 

Untuk bisa menyalip posisi Jepang, Budi mengatakan perlu upaya branding dan promosi. Baginya upaya tersebut sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan alam Indonesia kepada dunia. Menurut Budi, secara ekonomi perniagaan ikan hias bisa membawa efek pada pada industri lainnya. Diantaranya adalah industri logistik. 

Pada kesempatan itu, Budi mengatakan koleksi keragaman ikan hias itu harus dilindungi. Yaitu dengan mendaftarkan kekayaan ikan hias Indonesia ke Kementerian Hukum dan HAM. "Jangan sampai ikan cupang diklaim Singapura," katanya. Padahal ikan cupang berasal dari Tambun. 

Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia Nusantic & Nusapet 2024 Djohan Tjiptadi mengatakan setelah pandemi Covid-19 terjadi peningkatan ekspor ikan hias Indonesia. Dua menuturkan pada 2020 nilai ekspor tercatat USD 30,76 juta. Kemudian naik menjadi USD 34,55 juta di 2021. Lalu di 2022 naik lagu menjadi USD 36,3 juta. 

"Semoga kisa bisa menyalip Jepang," katanya. Lewat kegiatan Nusatic & Nusapet 2024 adalah ajang promosi ikan hias Indonesia ke dunia. Termasuk juga memberikan akses langsung kepada para pelaku usaha ikan hias tanah air. Beberapa ikan jagoan dari Indonesia, akan dipamerkan. Diantaranya adalah Arwana Super Red. 

Sementara itu penghobi hewan peliharaan sekaligus publik figur Irfan Hakim mengaku bangga posisi Indonesia sudah naik ke urutan kedua. Sebelumnya pernah di urutan keenam, di bawah Singapura.

"Ini bukan soal peringkat. Tapi kebanggaan," katanya. 

Irfan mengatakan Jepang berhasil duduk di peringkat pertama karena begitu bangga dengan ikan Koi. Di Jepang, kualitas dan keturunan ikan Koi dijaga dengan baik. Sehingga kualitasnya bisa dijaga dengan baik. Baginya dunia hobi hewan peliharaan, termasuk ikan hias, mempunyai sisi ekonomi yang luar biasa.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore