
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simajuntak memaparkan hasil penyelidikan kematian Bripka AS.
JawaPos.com - Hasil penyelidikan tim gabungan Polda Sumatera Utara (Sumut) terhadap kematian Bripka Arfan Saragih alias AS, menyimpulkan murni bunuh diri dengan mengonsumsi sianida. Hal ini disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simajuntak, dalam keterangan pers di Mako Polda Sumut, Selasa (4/4) malam. Paparan hasil penyelidikan kematian Bripka AS juga dihadiri oleh dua komisioner Kompolnas yakni Benny Mamoto dan Poengky Indarti.
“Saya menyampaikan kesimpulan, hari ini. Ada dua kesimpulan yang ingin saya sampaikan,” ujar Panca dalam pemaparannya, yang juga dihadiri oleh istri Bripka AS, Jenni Irene Br Simorangkir dan kuasa hukumnya.
Panca menjelaskan kesimpulan penyelidikan tersebut, berdasarkan cek ulang TKP dan memeriksa ratusan saksi-saksi dan sejumlah ahli. Disimpulkan Bripka AS kuat dugaan tewas karena bunuh diri.
“Yang pertama, dengan penemuan mayat, atau dugaan pembunuhan. Dari hasil dilakukan oleh tim, dukungan keterangan ahli, penyebab kematian korban disimpulkan mati lemas, akibat masuknya Sianida masuk kedalam ke rongkongan hingga ke lambung dan salur pernafasan,” jelas Panca seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).
Kemudian, dari hasil penyelidikan lainnya. Panca mengungkapkan tidak ada unsur ditemukan Bripka AS mengalami penganiayaan sebelum ditemukan tewas bunuh diri. Karena, tidak ada luka di bagian kulit luarnya.
“Tidak ada luka di bagian kulit luar korban. Yang terjadi benturan, diikuti kondisi di TKP,” tutur jenderal bintang dua itu.
Berdasar itu, Panca menjelaskan bahwa tidak ada ditemukan tanda-tanda penganiayaan terhadap Bripka AS, sebelum ditemukan tewas. Juga tidak ada ditemukan unsur paksaan untuk meminum sianida kepada korban.
“Yang kedua, tidak ada ditemukan tanda, kekerasan yang disengaja, disebabkan kematian korban Bripka AS. Masuknya, sianida tidak ada tanda paksaan. Itu keterangan dari teman-teman ahli,” kata Panca.
Diberitakan sebelumnya, seorang oknum polisi di Polres Samosir, berinisial Bripka AS bunuh diri dengan meminum racun sianida. Aksi tersebut dilakukan, diduga karena tak sanggup meghadapi permasalahan atas kasus dugaan penggelapan pajak kendaraan bermotor dilakukannya, yang mencapai Rp 2,5 miliar.
Bripka AS merupakan personil Satlantas Polres Samosir. Ia ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan di Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, Senin, 6 Februari 2023, lalu.
Kematian Bripka AS ini, membuka tabir penggelapan pajak yang diduga dilakukannya di UPT Samsat Pangururan, Kabupaten Samosir, berlangsung sejak 2018 hingga akhir 2022. Kasus ini tengah dilakukan penyelidikan oleh Polda Sumut.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
