Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Maret 2024 | 22.11 WIB

Budi Arie Sebut Kemenkominfo Take Down Ribuan Hoaks Berkaitan Pemilu 2024

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat hadir dalam  Pameran MWC 2024, di Fira Gran Via, Barcelona, Spanyol, Selasa (27/02/2024). - Image

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat hadir dalam Pameran MWC 2024, di Fira Gran Via, Barcelona, Spanyol, Selasa (27/02/2024).

 
JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie menggelar rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto terkait komunikasi dan informasi pasca Pemilu 2024. Budi mengaku, pihaknya berhasil melakukan take down ribuan hoaks, sejak dimulainya tahapan Pemilu 2024 berlangsung.
 
"Ini landscape isu hoaks terkait pemilu dari 17 Juli 2023 hingga 18 Maret 2024. Itu kan tahapan pemilu sudah mulai kan 17 Juli. Itu ada 274 isu hoaks, sementara jumlah sebaran hoaks itu mencapai jumlahnya adalah 3.235 hoaks, di mana 1.974 hoaks kita takedown," kata Budi Arie dalam di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (19/3). 
 
Budi menjelaskan, ribuan data yang teridentifikasi hoaks oleh Kemenkominfo itu tidak di takedown, karena tak berdampak signifikan terhadap isu-isu terkini.
 
 
"Nah pertanyaannya, sisanya kemana? Itu kita stempelin hoaks. Itu hoaks yang enggak perlu di takedown, cukup distempel aja. karena isunya, judulnya enggak masuk akal," papar Budi.
 
Meski demikian, Budi  memastikan rapat koordinasi dengan Menko Polhukam ini berjalan dengan lancar dan mengantisipasi berbagai hal yang tak diinginkan pasca Pemilu 2024.
 
"Bahwa rapat hari ini sudah membahas antisipasi dan langkah-langkah di ranah komunikasi khususnya di ruang digital kita," tegas Budi.
 
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto sebelumnya memastikan, situasi nasional setelah pemungutan suara  Pemilu 2024 relatif kondusif. Hal itu disampaikan, usai rapat koordinasi perkembangan situasi pasca pemungutan suara 2024 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (15/3). 
 
Rapat itu turut dihadiri Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
 
"Secara umum situasi dan kondisi nasional masih relatif kondusif dan aman terkendali," tegas Hadi. 
 
Mantan Panglima TNI itu menjelaskan, pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan kondisi keamanan nasional. Mengingat, tahapan Pemilu 2024 masih berjalan, yakni proses rekapitulasi hingga penetapan hasil penghitungan suara oleh KPU pada 20 Maret 2024 mendatang. 
 
"Pemerintah terus memantau perkembangan situasi, mengawal serta memastikan setiap tahapan pemilu berjalan aman, damai, dan berkualitas karena keberhasilan penyelenggaraan pemilu adalah keberhasilan kita semua, dan pemilu merupakan harga diri bangsa Indonesia," ucap Hadi.
 
Karena itu, Hadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengamankan dan mengawal proses pemilu yang sedang berjalan. Masyarakat juga diimbau ikut menjaga stabilitas politik, hukum dan keamanan agar tetap kondusif.
 
"Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih atas peran serta seluruh masyarakat Indonesia dalam menjaga kondusivitas situasi saat ini. Semoga situasi aman, terkendali, damai, adem-ayem ini bisa terus terjaga. Marilah kita bersama-sama utk terus mengawal proses demokrasi yang tengah berlangsung di Indonesia dan menjaga situasi, kondisi agar tetap aman, dan damai," pungkasnya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore