
Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim
JawaPos.com - Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira mengusulkan pembentukan kementerian khusus terkait makan siang gratis ketimbang menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Menurut Andreas, anggaran dana BOS dari Kemendikbud Ristek tidak cukup untuk digunakan dalam menjalankan program makan siang gratis.
"Anggaran makan siang gratis itu pasti lebih tinggi dari seluruh anggaran Kemendikbud Ristek," kata Andreas yang dikutip dari ANTARA, Rabu (6/3).
Sehingga dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Komisi X DPR RI itu mengusulkan untuk membuat Kementerian khusus makan siang gratis.
Sebelumnya Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah menyatakan program makan gratis masih dalam pembahasan pemerintah di Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.
Airlangga pun memastikan program makan siang gratis itu masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025.
Menko Bidang Perekonomian itu mematok anggaran sebesar 15.000 per anak, anggaran tersebut di luar program susu gratis.
"(Anggaran makan siang gratis) per anak kira-kira Rp 15.000. Ya bisa dibuat macem-macem," kata Airlangga yang dikutip dari JawaPos.com.
Namun Wacana mengenai program makan siang gratis akan dijalankan melalui anggaran dana BOS sempat muncul.
Andreas menyebut belum ada keputusan lebih lanjut mengenai skema anggaran program makan siang gratis yang diusulkan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sebab sejauh ini pemerintah baru memutuskan untuk membahas program tersebut dalam KEM-PPKF 2025.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
