Sebanyak 35 jemaah umrah PT Berkah Kubah Hijau berangkat dari Bandara Juanda Surabaya Selasa (27/2). (Mubarak)
JawaPos.com – Imbas belum adanya izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), para jemaah umrah akhirnya tidak jadi terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Banyuwangi.
Pada awalnya, hal ini membuat beberapa pihak serta jemaah umrah merasa kecewa. Salah satunya para agent travel Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) wilayah Sekar Kijang.
Kendati demikian, dilansir Radar Banyuwangi (JawaPos Grup), Kamis (29/2), 90 jemaah umrah yang gagal berangkat dari Bandara Banyuwangi akhirnya tetap berangkat, namun melalui Bandara internasional Juanda, Surabaya.
Namun diketahui, pemberangkatan jemaah umrah ini dilakukan secara bertahap.
Direktur PT Berkah Kubah Hijau H Ibnul Mubarok menyebut, meski agak terlambat dari jadwal yang direncanakan, pihaknya bersyukur masih bisa mendapatkan tiket penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi.
Dijelaskannya, dari total 90 jemaah umrah, sebanyak 55 orang telah diberangkatkan dari Bandara Juanda menuju Jeddah Arab Saudi pada Kamis (22/2) lalu.
Sementara itu sisanya, 35 orang jemaah baru akan diberangkatkan Selasa(27/2). ”Kami menjaga amanah tamu-tamu Allah. Alhamdulillah, kami bisa memberangkatkan jemaah umrah,” katanya.
Meski kerugian akibat gagal atau ditundanya penerbangan perdana umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi tak terhindarkan, Mubarok masih tetap bersyukur.
”Namanya juga usaha, jadi harus siap dengan segala konsekuensinya. Tapi semoga penerbangan perdana dari Bandara Banyuwangi lekas ada jalan terbaik dan bisa cepat beroperasi,” harapnya.
Disisi lain, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Banyuwangi Dwi Yanto menyebut, dalam pekan ini, tim akan melakukan silaturahmi dan koordinasi terkait percepatan perizinan ke Kemenhub.
Sembari menunggu finalisasi perizinan penerbangan itu, revitalisasi sarana dan prasarana bandara tetap berjalan sesuai dengan rencana sebelumnya.
***

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
