Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Oktober 2022 | 13.37 WIB

Progres Transformasi Sistem Transportasi Perkotaan Mulai Beri Dampak

Deretan angkutan kota (Angkot) di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, jumlah penumpang harian angkutan umum di Ibukota turun hingga 58,44 persen. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Deretan angkutan kota (Angkot) di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, jumlah penumpang harian angkutan umum di Ibukota turun hingga 58,44 persen. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com–Percepatan pengembangan sistem transportasi publik di beberapa kota utama seperti Jakarta, Semarang, Surakarta, dan Medan, telah menunjukkan kemajuan signifikan.

Dalam diskusi Reformasi Transportasi Umum di Indonesia pada acara Sustainable Transportation Forum (STF) 2022 disebutkan bahwa perubahan dari penggunaan transportasi pribadi ke umum dapat dilakukan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan bantuan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga donor.

”Kementerian Perhubungan saat ini dibantu banyak pemangku kepentingan, termasuk lembaga-lembaga donor, untuk dapat menyukseskan program ini dan memperluas wilayah-wilayah cakupan di kota-kota lain. Fokus kami adalah bagaimana pengguna bus bisa merasa nyaman layaknya menggunakan kendaraan pribadi, sehingga perpindahan moda transportasi ini dapat terjadi,” kata Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Suharto.

Dia menyampaikan, proporsi penggunaan transportasi umum di Indonesia masih berada di kisaran 20 persen saja. Angka itu masih tergolong rendah di kawasan regional seperti Malaysia atau Singapura.

Dia menjelaskan, pertumbuhan penggunaan kendaraan pribadi menyebabkan penyebab masalah di jalan raya lebih sulit terurai. Sektor transportasi menyumbang hingga 26 persen emisi gas rumah kaca (GRK). Salah satu solusi yang sedang terus diupayakan kementerian perhubungan adalah mendukung pemerintah daerah untuk mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Kementerian perhubungan melakukan itu melalui program Buy The Service (BTS), yang dijalankan dengan sebutan Teman Bus. Program itu diluncurkan pada 2020 telah dilaksanakan di kota percontohan yaitu Denpasar, Medan, Palembang, Bandung, Banyumas, Surakarta, Jogjakarta, Surabaya, Banjarmasin, dan Makassar.

”Program ini didukung Sustainable Urban Transport Programme Indonesia–Nationally Appropriate Mitigation Actions (Sutri NAMA) dan Indonesian Bus Rapid Transit Corridor Development Project (Indobus),” terang Suharto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore