Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Oktober 2022 | 21.38 WIB

Bahasa Indonesia Dipelajari di 49 Negara

Peserta membentangkan Bendera Merah Putih di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (28/8/2022). Sebanyak 50.000 orang membentangkan bendera merah putih sepanjang 1.700 meter dari kawasan Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia dalam rangka mempe - Image

Peserta membentangkan Bendera Merah Putih di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (28/8/2022). Sebanyak 50.000 orang membentangkan bendera merah putih sepanjang 1.700 meter dari kawasan Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia dalam rangka mempe

JawaPos.com – Jumlah penutur bahasa Indonesia semakin besar. Hal itu tidak terlepas dari semakin banyaknya negara yang mempelajari bahasa Indonesia. Bahkan, bahasa Indonesia sedang diupayakan untuk menjadi bahasa ASEAN.

Informasi perkembangan penutur bahasa Indonesia di penjuru dunia itu disampaikan Presiden Olimpiade Seni dan Budaya Indonesia (OSEBI) Prof Liliana Muliastuti. ”Saat ini perlu diketahui bahwa bahasa Indonesia dipelajari di 49 negara,” kata Liliana dalam grand opening Festival Sains dan Budaya (FSB) 2022 secara virtual di Jakarta kemarin (2/10).

Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu menjelaskan, melihat banyaknya penutur bahasa Indonesia, sudah sepatutnya menjadi bahasa internasional. Namun, saat ini Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim lebih dulu mendorong bahasa Indonesia menjadi bahasa ASEAN.

”Sebelumnya sempat muncul perdebatan,” ucapnya. Apakah bahasa Melayu atau bahasa Indonesia yang dijadikan sebagai bahasa ASEAN. Liliana berharap bahasa Indonesia bisa segera ditetapkan sebagai bahasa ASEAN. Dia melanjutkan, UNESCO baru saja mengukuhkan gamelan sebagai warisan budaya dunia. Kemudian, tari merak sebagai warisan budaya tak benda (WBTB).

Liliana menyambut baik keterlibatan anak-anak muda dalam melestarikan bahasa, budaya, dan kesenian Indonesia. Termasuk melalui perlombaan sains dan budaya di rangkaian FSB 2022. ”Kegiatan OSEBI merupakan bagian dari upaya menjaga bahasa, kebudayaan, dan seni,” ujarnya.

Menurut Liliana, upaya menjaga bahasa, kebudayaan, dan seni Indonesia adalah kewajiban semua. Dia berharap rumah besar Indonesia terus kukuh berdiri.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore