
Momen sholat Paspampres di belakang Jokowi (sumber: Akun X muthiastp)
JawaPos.com – Viral di akun media sosial X, memperlihatkan momen Presiden Jokowi sedang melakukan sholat berjamaah bersama paspampres yang menjaganya di belakang.
Video yang diunggah kembali oleh akun X @muhiastp ini, mendapatkan perhatian netizen terkait sholat yang dilakukan oleh Paspampres.
Banyak komentar netizen yang memperdebatkan gerakan sholat Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) yang dinilai lebih lambat dari jamaah biasanya.
Dilansir dari unggahan akun @muthiastp, Selasa (30/1), video pendek yang berdurasi 23 detik tersebut memperlihatkan presiden Jokowi sedang melaksanakan sholat berjamaah.
Presiden Jokowi yang berada di saf paling depan sebagai makmum, diikuti oleh Paspampres yang sholat di belakangnya.
Dalam keadaan sholat, Pasparpres saat sedang melakukan gerakan rukuk didapati melakukan gerakan lebih lambat dari jamaah lainnya.
Tepatnya ketika semua jamaah sedang rukuk, para Paspamres yang kebetulan memakai seragam yang sama masih berdiri dan mengawai keadaan sekitar.
Setelah dilihatnya aman, barulah beberapa dari Paspampres ini mulai melakukan gerakan sholat yakni rukuk secara bergantian.
Pada saat gerakan sholat lainnya yakni sujud, beberapa Paspampres masih berdiri, bahkan sebagian dari mereka menengok kanan dan kiri memastikan keadaan aman, kemudian sujud.
Hal tersebut terjadi berulang pada gerakan sholat lainnya kecuali ketika berdiri, pada selesai rukuk, para Paspamres terlihat berdiri lebih dulu dari pada jamaah lainnya.
Kejadian tersebut terkam dalam video yang kini viral di akun X dan sudah mendapatkan 1,6 juta penonton dan 11 ribu penyuka.
Yang menjadi perhatian netizen adalah tata cara sholat yang dilakukan oleh Paspampres saat sholat dan tetap menjalankan kewajibannya yakni menjaga keselamatan Presiden RI.
Ternyata beberapa warganet mengomentari bahwa hal tersebut adalah benar karena memang menjadi tata cara sholat dalam keadaan siaga (perang).
Ada juga netizen yang memperdebatkan bahwa keadaannya bukan di wilayah dan kondisi peperangan, namun beberapa netizen lainnya memberikan penjelasan lain.
“Enggak mesti lagi perang, tapi maksudnya ini cuma mengadopsi tata caranya saja. Kenapa tata cara ini dipakai, karena lagi siaga.” Tutur akun X @handwaekkichan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
