
TAMPUNG BARANG SITAAN: Ketua KPK Firli Bahuri meninjau fasilitas penyimpanan mobil sitaan pada peresmian Rupbasan KPK di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta, kemarin (10/8). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Tanah seluas 7.831 meter persegi yang pernah dikuasai mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron kini beralih fungsi menjadi Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK. Area yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, itu bisa menampung 180 kendaraan roda empat dan 12 bus/truk.
Kemarin (10/8) Rupbasan KPK itu diresmikan. Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, rupbasan baru tersebut juga bisa menampung 120 kendaraan roda dua. Gedung empat lantai itu dilengkapi 6 ruang penyimpanan barang bukti dan 3 ruang arsip. Pembangunan rupbasan tersebut menghabiskan anggaran Rp 65 miliar.
Tak hanya ruang penyimpanan, rupbasan itu juga dilengkapi fasilitas penunjang lain. Di antaranya, parkir mekanik, lift kendaraan, lift penumpang, dumbwaiter, dan automatic car wash. ”Semua yang bisa ditangkap, tangkap. Sita semua harta kekayaannya, (agar bisa) penuhi gedung ini (Rupbasan KPK, Red),” kata Firli di acara peresmian rupbasan.
Tahap perencanaan pembangunan rupbasan tersebut dimulai 2020. Kemudian pada Mei 2021, rupbasan mulai dibangun dengan menggunakan APBN. Awalnya alokasi anggaran yang direncanakan sebesar Rp 78 miliar. ”Dalam perjalanannya kita menghemat karena total pembangunan gedung rupbasan ini hanya menghabiskan biaya Rp 65 miliar,” ungkap Firli.
Untuk diketahui, benda sitaan dan barang rampasan yang diamankan KPK sampai saat ini sebanyak 647 rampasan, 3.125 sitaan, dan 12 barang titipan proses penyelidikan. Rupbasan itu akan digunakan KPK untuk menampung aset-aset pelaku tindak pidana korupsi hingga proses hukumnya berkekuatan hukum tetap (inkracht).
Firli menyebut pemanfaatan rupbasan sejalan dengan optimalisasi asset recovery yang sedang digencarkan KPK. Sebelumnya, banyak benda rampasan dan sitaan koruptor dalam kondisi tidak terpelihara sehingga nilai barang yang disita dan dirampas menjadi turun saat dilelang. ”Karena itu, KPK harus menjaga nilai jual barang-barang ini,” imbuh Firli.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
