Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 April 2022 | 11.35 WIB

Polda Banten Berlakukan Skenario Merah pada Puncak Arus Mudik

Suasana arus mudik di Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Kamis (28/4) dini hari. Aji Cakti/Antara - Image

Suasana arus mudik di Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Kamis (28/4) dini hari. Aji Cakti/Antara

JawaPos.com–Polda Banten berlakukan skenario merah mulai puncak arus mudik pada Jumat (29/4) demi menekan kepadatan pemudik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.

”Mulai pukul 01.00 WIB, Jumat (29/4), Polda Banten memberlakukan skenario merah karena kepadatan dari pengendara sudah memasuki badan jalan tol,” ujar Kabidhumas Polda Banten Kombespol Shinto Silitonga seperti dilansir dari Antara di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (29/4) dini hari.

Dengan demikian, Shinto melanjutkan, semua kendaraan dari Jakarta yang mengarah ke Gerbang Tol Merak disarankan keluar dari Gerbang Tol Cilegon Barat dan Timur. Selain itu, masih dari skenario merah, polisi juga menerapkan skema buka-tutup termasuk di kawasan Jalan Cikuasa Atas.

Menurut Shinto, situasi demikian memang berimbas pada kepadatan di jalur arteri. Sehingga, kekuatan polisi yang sebelumnya ada di pos-pos pengamanan digeser ke jalur sepanjang Cilegon Barat, Cilegon Timur, sampai Pelabuhan Merak.

Pihak kepolisian pun meminta masyarakat untuk sabar dengan adanya kepadatan di jalur arteri. Sebab, sejatinya kantong parkir di Pelabuhan Merak masih lengang.

”Dengan pengaturan yang baik sesungguhnya kami bisa menempatkan kendaraan-kendaraan itu di kantong-kantong parkir menuju ke dermaga dan kapalnya masing-masing,” tutur Shinto Silitonga.

Shinto menjelaskan, soal tiga skenario polisi menghadapi puncak arus mudik di Pelabuhan Merak yang diperkirakan datang sejak Jumat (29/4), yaitu hijau, kuning, dan merah.

Untuk skenario hijau, artinya keadaan normal. Sementara kuning berarti terjadi kepadatan kendaraan yang direnggangkan dengan skenario buka-tutup. ”Untuk buka tutup ini tergantung kantong-kantong parkir di Dermaga Pelabuhan Merak,” ucap Shinto Silitonga.

Terakhir, merah yakni situasi di mana penimbunan kendaraan sudah masuk ke badan jalan tol. Ketika ini terjadi, dilakukan buka-tutup dan pengalihan kendaraan yang mengarah ke Pelabuhan Merak via Gerbang Tol Merak.

Polda Banten juga menyatakan kapal KM Mutiara Ferindo VII yang disiagakan di Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, akan dimaksimalkan untuk mengangkut truk logistik dan mobil. ”Kapal itu akan dioptimalkan karena ukurannya besar, bisa memuat 500–600 kendaraan,” terang Shinto Silitonga.

Menurut Shinto, sejak dioperasikan sebagai pendukung aktivitas mudik mulai Kamis (28/4) malam, demi mengurai kepadatan Pelabuhan Merak, KM Mutiara Ferindo VII sudah membawa 114 truk logistik dan lima mobil pribadi.

Awalnya, kepolisian menyebut bahwa kapal dari Indah Kiat hanya akan menyeberangkan truk logistik ke Pulau Sumatera. Akan tetapi, dalam perkembangannya, mobil pun turut diangkut.

”Pada prinsipnya, kami harus melayani masyarakat. Kami sudah berkomunikasi dengan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Kelas I Banten dan mereka dengan senang hati melayani beragam kendaraan, tidak hanya spesifik truk. Namun, tidak termasuk kendaraan beroda dua yang hanya dilayani di Pelabuhan Merak,” tutur Shinto.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas I Banten Barlet Silalahi menambahkan, pembelian tiket di Pelabuhan Indah Kiat masih terintegrasi dengan ASDP Merak. ”Untuk kendaraan logistik yang sudah membeli tiket menyeberang di Pelabuhan Merak menggunakan aplikasi Ferizy dapat langsung menuju Pelabuhan Indah Kiat karena sistem tiketnya terintegrasi,” terang Barlet.

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry, ada 368.829 orang dan 86.251 kendaraan yang meninggalkan Pulau Jawa dari Pelabuhan Merak dari 22 April sampai Kamis (28/4). Dari jumlah total kendaraan tersebut, ada 47.599 mobil, 16.326 motor, 2.716 bus, dan 19.610 truk.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore