JawaPos.com - Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 sudah berlalu. Libur panjang hampir sepekan lebih membuat masyarakat banyak melakukan perjalanan untuk merayakan Natal atau sekadar jalan-jalan.
Khusus untuk masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya, pada Senin (1/1), Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional mencatat pantauan peningkatan lalu lintas di sekitar Tol Jabotabek dan Jawa Barat.
Panji Satriya selaku Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad menyampaikan, untuk lalu lintas Jabotabek, total sebanyak 113.028 kendaraan atau meningkat 17,67 % dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 96.056 kendaraan.
"Transaksi yang menuju Jabotabek atau arus balik kendaraan yang berasal dari jalan tol ruas Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ," jelas Panji dikutip dari keterangannya.
Selain itu, lalin terdistribusi melalui dua Gerbang Tol (GT) yakni GT Cikunir 4 dan GT Cikunir 6 Jalan Tol JORR Seksi E.
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 4 & 6 sebanyak 41,20 % atau terealisasi 47.345 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 33.530 kendaraan.
GT Halim Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit juga mengalami peningkatan. Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Halim sebesar 5,05 % atau terealisasi 65.683 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 62.526 kendaraan.
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, total sebanyak 70.043 kendaraan atau meningkat 20,29 % dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 58.229 kendaraan transaksi yang meninggalkan Kota Bandung dan sekitarnya atau sudah mulai arus balik kendaraan yang melalui jalan tol ruas Padaleunyi.
Adapun lalu lintas terdistribusi melalui dua GT yakni GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi.
Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat pula sebanyak 34.765 kendaraan menuju Bandung/Jakarta meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut meningkat 18,32 % dari lalin normal yaitu sebanyak 29.383 kendaraan.
"Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah sebaliknya atau yang menuju Rancaekek, Sumedang, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 23.216 kendaraan atau turun sebanyak 20,46 % dibanding lalu lintas normal sebanyak 29.186 kendaraan," imbuh Panji.
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung tercatat 35.278 atau meningkat 22,30 % dari lalin normal sebanyak 28.846 dan volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 29.759 kendaraan atau turun sebanyak 11,91 % dibanding lalu lintas normal sebanyak 33.783 kendaraan.