Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Desember 2023 | 18.43 WIB

Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya 3 Personel Band di Vasa Hotel Surabaya Usai Tenggak Miras

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono menjelaskan kondisi terakhir korban miras yang dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

 
 
 
JawaPos.com - Polisi masih terus menyelidiki kasus tewasnya personil band Hotel Vasa Surabaya setelah menenggak minuman keras di Cruz Lounge Bar, Hotel Vasa Surabaya.
 
Satreskrim Polrestabes Surabaya masih meminta keterangan para saksi dan menunggu hasil otopsi jenazah korban tewas.
 
Tiga personel yang tewas tersebut adalah R, pemain saksofon; WAR, drummer, warga Jalan Granting Barat, Surabaya; dan IP, sound engineer Onny n Friends Band.
 
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono menyatakan, pihaknya sudah memeriksa seorang bartender berinisial AR.
 
AR diperiksa lantran menjadi peracik koktail yang diminum para personel band tersebut.
 
Polisi juga sudah mengetahui dua minuman beralkohol dan jus yang digunakan untuk campuran minum miras.
 
“Kami koordinasi dengan Labfor Polda Jatim untuk meneliti sampel minuman yang diminum korban saat itu,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono, kemarin (27/12) seperti dikutip dari Radar Surabaya.
 
Total, polisi telah memeriksa 11 saksi baik dari keluarga korban, rekan band yang ikut minum malam itu, serta beberapa karyawan lounge. Hal itu dilakukan untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian.
 
 
Polisi juga masih menganalisis secara mendalam rekaman CCTV di lokasi kejadian.
 
“Kami sudah amankan rekaman CCTV. Sekarang sedang analisa mendalam,” tuturnya.
 
Seperti diberitakan, dua personel band meninggal dunia usai meminum miras di Crus Lounge Bar Vasa Hotel, Surabaya, Jumat (22/12) lalu. Pemain saksofon, R dan WAR, warga Jalan Granting Barat, tewas diduga karena minum miras.
 
IP, kru dan sound engineer, akhirnya juga meninggal pada Selasa (26/12) saat menjalani perawatan di RSUD dr Soetomo Surabaya. Sedangkan vokalis berinisial MR sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit.
 
Salah seorang teman korban yang enggan disebutkan namanya, masih dikutip dari Radar Surabaya, menyatakan saat minum miras tersebut, ia tidak merasakan apa-apa, bahkan tidak ada rasa mabuk.
 
Namun, setelah itu tenggorokannya terasa panas. Bahkan, ada temannya yang lain merasakan mual hingga diare.
 
"Saya juga merasakan hal yang sama. Rasanya kering tenggorokan. Akhirnya saya ajak injeksi vitamin. Agak baikan tapi mulut masih terasa kering sampai sekarang," tuturnya.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore