Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Desember 2023 | 02.08 WIB

Ketika Alam Ganjar Takjub Melihat Sejarah Panjang Keraton Surakarta

Putra dari calon presiden (capres) Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar berkunjung ke hetero space di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Putra calon presiden (capres) Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar berkesempatan mengunjungi Keraton Surakarta Hadiningrat, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (27/12). Alam didampingi rekan komunitas selama di Keraton Surakarta. 
 
Dirinya datang dalam rangka liburan, salah satunya memenuhi rasa ingin tahunya terhadap nilai budaya dan sejarah dari Keraton Surakarta.
 
"Ternyata panjang banget sejarahnya, tadi diperlihatkan silsilah dari atas yang berawal dari Kerajaan Mataram, terpecah menjadi Kesultanan Surakarta dan Jogjakarta. Ada beberapa peninggalan yang masih disimpan dan diabadikan di museum ini," kata Alam.
 
Dijelaskan Alam, berdirinya Keraton Surakarta tidak terlepas dari Kerajaan Mataram. Kerajaan Mataram ini didirikan oleh Panembahan Senapati Ing Ngalogo pada tahun 1575 dan menjadi sultan pertama.
 
Kerajaan Mataram berkembang hingga mencapai puncak kejayaannya pada masa Sultan Agung pada tahun 1613-1645. Dari Kerajaan Mataram ini kemudian lahirlah keturunan dinasti berikutnya, yaitu Keraton Surakarta yang didirikan oleh Pakubuwono II dengan gelar Susuhunan Paku Buwana Senapati Ing Alaga Abdul Rahman Sayidin Panatagama.
 
Adapun perpindahan dari Keraton Kartasura ke Keraton Surakarta juga disebabkan oleh adanya peristiwa Geger Pecinan pada tahun 1740-an.
 
Alam mengaku banyak mendapat informasi dan pengetahuan tentang perkembangan peradaban bangsa. Keraton Surakarta, menurutnya jadi bukti kuat terbentuknya nilai dan norma yang melekat pada jati diri setiap masyarakat, terutama Jawa.
 
"Harapannya warna putih biru (kesultanan) ini masih bisa tetap lestari dan juga lebih banyak lagi teman-teman yang berpartisipasi aktif untuk menjaga karena bisa dilihat masih butuh napas anak muda untuk mengabdikan passion-nya terhadap peninggalan sejarah kesultanan Surakarta," ucap Alam.
 
Melalui kunjungannya, Alam berharap lebih banyak anak muda yang mau turun dan terlibat dalam melestarikan kebudayaan warisan leluhur. "Ini dasar budaya yang luar biasa kuat dan sudah menjadi darah daging khususnya bagi masyarakat, tidak hanya Surakarta tapi melebar ke daerah sekitar," pungkasnya.
 
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore