
Pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh. (Sumber: Jawapos.com)
JawaPos.com - Kasus ditemukannya pengungsi Rohingya yang membawa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur mendapat respons Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri).
Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan, KTP-el tersebut tidak dikeluarkan pihak Dinas Dukcapil. Sebab, dari pengecekan, KTP-el mereka diketahui palsu.
"KTP-el palsu tersebut bukan dikeluarkan oleh Dukcapil," ujarnya Kamis (21/12).
KTP-el para pengungsi Rohingnya, lanjut dia, bentuknya seperti hasil pemindaian (scan) dengan ditempat foto lalu dilaminasi. "Serta di dalam blanko tersebut tidak terdapat chip," imbuhnya.
Teguh juga memastikan, pihak Dinas Dukcapil Kabupaten Belu maupun Kota Kupang tidak terlibat. Dari penuturan pelaku, KTP-el palsu itu dibuat di Medan.
Lantas, apakah ada pihak dinas di Medan yang terlibat, Teguh tidak dapat memastikan. "Mereka tidak tahu nama orang Medan tersebut dan hanya menyebutkan 'Abang'" tegasnya.
Sebelumnya, heboh kasus pengungsi Rohingya memiliki KTP-el Indonesia. Kasus bermula saat tim pengawasan orang asing Polres Belu, Nusa Tenggara Timur menangkap delapan pengungsi asal Rohingya di Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.
Saat diperiksa, para pengungsi ternyata memiliki KTP dengan alamat di sejumlah kabupaten di NTT. Dari pengakuannya, KTP mereka buat di Medan dengan membayar Rp 300 ribu setiap orang. Mereka mengaku memasuki Indonesia untuk mencari pekerjaan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
