Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Desember 2021 | 18.35 WIB

Investigasi Masuknya Omicron, PKS Minta Pemerintah Bentuk Timsus

DPR RI - Image

DPR RI

JawaPos.com - Kasus Covid-19 lewat varian Omicron telah masuk ke Indonesia. Kasus positif varian Omicron tersebut terkonfirmasi dari petugas kebersihan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR Alifuddin, meminta pemerintah untuk membentuk tim khusus. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu dari mana asal varian Omicron sehingga bisa masuk ke Indonesia.

"Pasien yang terdeteksi virus Omicron di Wisma Atlet, agar pemerintah membentuk tim khusus mencari alur penyebabnya dari mana virus ini bisa masuk ke Indonesia," ujar Alifuddin kepada wartawan, Jumat (17/12).

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga meminta agar pemerintah membuat kebijakan pembatasan khsusus bagi para warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI) yang masuk dan keluar Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan.

"Pemerintah harus membuat kebijakan khusus yang lebih ketat WNA atau WNI yang keluar masuk dari luar negeri dan membuat kebijakan secara keilmuan kesehatan agar masyarakat lebih tenang," katanya.

Alifuddin juga meminta pemerintah untuk terus menggencarkan vaksinasi di seluruh daerah. Sehingga bisa tercapai kekebalan komunal untuk penangkal dari varian Omicron ini.

"Diharapkan pemerintah agar mempercepat daerah yang belum memenuhi target vaksin, bahkan masyarakat yang belum vaksin pertama, segerakan dibuka tempat-tempat atau fasilitas kesehatan didaerah untuk vaksin, agar memudahkan masyarakat untuk mengikuti vaksin tahap pertama dan kedua," ungkapnya.

Alifuddin juga meminta masyarakat tidak perlu panik tapi tetap waspada, termasuk untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sebab cara itu mampu mengurangi risiko penularan virus korona.

"Disiplin protokol kesehatan apalagi yang sudah melakukan vaksin, tetap jaga protokol kesehatan dimana pun aktivitas kita berada," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kasus pertama Varian Omicron ditemukan pada seorang pasien Covid-19 berinisial N yang merupakan petugas kebersihan di Wisma Atlet Jakarta.

Awalnya pasien N bersama dua orang lain terdeteksi positif Covid-19 pada saat tes rutin di Wisma Atlet pada 8 Desember 2021.

Lalu ketiga sampel mereka dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan untuk diperiksa variannya dengan menggunakan metode whole genome sequencing (WGS) pada 10 Desember 2021.

Hasil WGS menunjukkan sampel pasien N terkonfirmasi positif varian omicron per tanggal 15 Desember. Kasus ini sudah dikonfirmasi oleh adalah lembaga independen global yang melaporkan varian-varian virus, GISAID.

Ketiga orang ini tengah dikarantina di Wisma Atlet dan tidak mengalami gejala, seperti tidak ada demam, tidak batuk, dan sudah di tes PCR kembali pada tiga hari setelahnya dan hasilnya negatif Covid-19.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore