
Ilustrasi membangun hubungan yang baik dengan teman kerja. (Fast Company)
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa merayakan kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra setiap Oktober. Hal ini dilakukan guna memelihara semangat dan meningkatkan peran masyarakat dalam pengembangan serta pembinaan bahasa dan sastra.
“Kita mendukung kebijakan pemerintah untuk segera mencapai kesehatan masyarakat Indonesia secara sempurna. Berbahasa yang sehat akan mendukung Indonesia tangguh sesuai dengan semangat peringatan kemerdekaan kita tahun ini,” jelas Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, E Aminudin Aziz, Minggu (10/10).
Langkah ini juga merupakan salah satu upaya agar masyarakat dapat lebih santun dalam bermedia sosial. Di mana teknologi saat ini dinilai menjadi salah satu kebutuhan primer di masa pandemi ini. "Berbahasa sehat juga mengacu pada antisipasi maraknya penggunaan bahasa di media sosial yang berpotensi menimbulkan konflik," tuturnya.
Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Kemendikbudristek Muhammad Abdul Khak menyampaikan bahwa menjunjung bahasa persatuan dan bahasa Indonesia, dapat dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ruang-ruang pertemuan atau di dalam kondisi yang formal kita akan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, begitu juga untuk di ruang publik.
“Itu bagian dari upaya kita menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Artinya, diutamakan bahasa Indonesia. Jika kita menuliskan informasi dalam dua bahasa, bahasa Indonesia harus diletakkan di atas bahasa yang lain,” tutur dia.
Kata dia, dalam kondisi pandemi saat ini, seluruh elemen masyarakat harus tetap bergandeng tangan untuk menjaga kesehatan bersama. Kemudian juga harus menjaga penggunaan bahasa di media sosial. "Caci maki atau perundungan kita hindari dan semua sikap dapat kita lakukan dengan berbahasa sehat. Harapannya tentu kita akan bersatu sehingga ujungnya adalah Indonesia menjadi tangguh,” jelasnya.
Aminudin melanjutkan, pihaknya terus menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan dalam rangka perayaan Bulan Bahasa dan Sastra. Kegiatan tersebut berupa gerakan, penghargaan, perlombaan, bincang-bincang, seminar dan webinar, serta acara puncaknya direncanakan akan dihadiri Mendikbudristek pada 28 Oktober 2021.
“Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut serta merayakan Bulan Bahasa dan Sastra dengan caranya masing-masing sesuai dengan kondisi wilayah dan lingkungannya,” pesannya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
