Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Oktober 2021 | 17.20 WIB

Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2021, Ajak Masyarakat Berbahasa Santun

Ilustrasi membangun hubungan yang baik dengan teman kerja. (Fast Company) - Image

Ilustrasi membangun hubungan yang baik dengan teman kerja. (Fast Company)

JawaPos.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa merayakan kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra setiap Oktober. Hal ini dilakukan guna memelihara semangat dan meningkatkan peran masyarakat dalam pengembangan serta pembinaan bahasa dan sastra.

“Kita mendukung kebijakan pemerintah untuk segera mencapai kesehatan masyarakat Indonesia secara sempurna. Berbahasa yang sehat akan mendukung Indonesia tangguh sesuai dengan semangat peringatan kemerdekaan kita tahun ini,” jelas Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, E Aminudin Aziz, Minggu (10/10).

Langkah ini juga merupakan salah satu upaya agar masyarakat dapat lebih santun dalam bermedia sosial. Di mana teknologi saat ini dinilai menjadi salah satu kebutuhan primer di masa pandemi ini. "Berbahasa sehat juga mengacu pada antisipasi maraknya penggunaan bahasa di media sosial yang berpotensi menimbulkan konflik," tuturnya.

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Kemendikbudristek Muhammad Abdul Khak menyampaikan bahwa menjunjung bahasa persatuan dan bahasa Indonesia, dapat dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ruang-ruang pertemuan atau di dalam kondisi yang formal kita akan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, begitu juga untuk di ruang publik.

“Itu bagian dari upaya kita menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Artinya, diutamakan bahasa Indonesia. Jika kita menuliskan informasi dalam dua bahasa, bahasa Indonesia harus diletakkan di atas bahasa yang lain,” tutur dia.

Kata dia, dalam kondisi pandemi saat ini, seluruh elemen masyarakat harus tetap bergandeng tangan untuk menjaga kesehatan bersama. Kemudian juga harus menjaga penggunaan bahasa di media sosial. "Caci maki atau perundungan kita hindari dan semua sikap dapat kita lakukan dengan berbahasa sehat. Harapannya tentu kita akan bersatu sehingga ujungnya adalah Indonesia menjadi tangguh,” jelasnya.

Aminudin melanjutkan, pihaknya terus menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan dalam rangka perayaan Bulan Bahasa dan Sastra. Kegiatan tersebut berupa gerakan, penghargaan, perlombaan, bincang-bincang, seminar dan webinar, serta acara puncaknya direncanakan akan dihadiri Mendikbudristek pada 28 Oktober 2021.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut serta merayakan Bulan Bahasa dan Sastra dengan caranya masing-masing sesuai dengan kondisi wilayah dan lingkungannya,” pesannya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore