Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Desember 2023 | 20.18 WIB

Kasus Monkeypox Tembus Angka 62 Kasus di Indonesia

Gejala yang tampak di telapak tangan dan kaki pasien cacar monyet di Batam. - Image

Gejala yang tampak di telapak tangan dan kaki pasien cacar monyet di Batam.

JawaPos.com - Kasus monkeypox atau cacar monyet kembali bertambah di Indonesia. Per tanggal 1 Desember 2023, total ada 62 kasus positif cacar monyet. Penambahan itu muncul sejak ditemukannya kembali kasus cacar monyet pada 13 Oktober 2023 lalu.

"62, ya (kasus monkeypox saat ini)," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi JawaPos.com melalui pesan singkat, Minggu (3/12).

Ia mengatakan, penambahan kasus Mpox di Indonesia terjadi terakhir pada tanggal 1 lalu. Tak ada penambahan kasus tanggal 2 maupun hari ini.

Secara rinci, kasus monkeypox alias mpox itu terbagi di lima daerah, yaitu DKI Jakarta dengan 44 kasus positif, Banten dengan enam kasus, Jawa Barat dengan sembilan kasus, Kepulauan Riau satu kasus.

"Jawa Timur 2 kasus," pungkas Nadia.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan memperkirakan monkeypox atau cacar monyet di Indonesia akan mencapai 3600 kasus dalam satu tahun. Hal itu disampaikan para epidemiolog melihat kasus monkeypox yang muncul dari transmisi lokal di Tanah Air.

"Epidemiolog perkirakan kasus kita dengan jumlah populasi kunci itu bisa sampai 3.600-an orang kalau tidak dilakukan intervensi dengan baik, terutama edukasi pada mereka," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu dalam konferensi pers kepada wartawan, Kamis (26/10).

Ia menjelaskan, perkiraan jumlah kasus itu didasarkan pada rate kasus monkeypox di Inggris.

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa penambahan kasus monkeypox per hari memang bukan hal yang mengejutkan. Oleh karena itu, pencegahan kasus ini lebih penting dilakukan. Terutama dalam berhubungan seksual yang tidak aman.

Namun begitu, Maxi menyebut bahwa varian kasus monkeypox yang menghinggapi para pasien positif di Indonesia masih tergolong ringan.

"Varian yang kena kita (di Indonesia) ini yang ringan, dan rata-rata kasus itu 14 ini stabil dan namanya virus sebenarnya kalau daya tahan tubuh bagus itu bisa sembuh sendiri," tandas Maxi.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore