Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2023 | 16.00 WIB

Merawat Toleransi, Ganjar Belajar dari Filsafat Bugis Makassar

PENUHI UNDANGAN: Ganjar Pranowo menghadiri acara sarasehan alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) di Ballroom Four Point Hotel Makassar pada Sabtu (18/11). - Image

PENUHI UNDANGAN: Ganjar Pranowo menghadiri acara sarasehan alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) di Ballroom Four Point Hotel Makassar pada Sabtu (18/11).

JawaPos.com - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo disambut antusias ribuan alumnus Universitas Negeri Makassar (UNM) saat menghadiri Sarasehan Nasional 2023. Acara yang diikuti sekitar 1.800 peserta itu berlangsung di Ballroom Four Point Hotel Makassar pada Sabtu (18/11).

Hari itu Ganjar hadir sebagai narasumber dalam dialog bertema Reposisi Praktik Demokrasi Pancasila dan Ekonomi Menuju Indonesia yang Berkeadilan. Hadir pula sejumlah panelis, di antaranya pengamat politik Rocky Gerung dan akademisi Prof Zainal Arifin Mochtar.

Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam mengatakan, Ganjar merupakan sosok yang punya komitmen tinggi tentang kenegaraan dan kebangsaan. Dia sangat mengapresiasi kedatangan Ganjar pada hari itu. ”Seharusnya beliau ada acara mengumpulkan seluruh tim pemenangan nasional, tapi lebih memilih untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar alumni Universitas Negeri Makassar. Ini luar biasa,” ujarnya.

Sikap mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu membuat bangga segenap sivitas akademika dan keluarga besar alumni UNM. Menurut dia, Ganjar adalah seorang pemimpin yang memiliki komitmen. ”Saya mencatat bahwa beliau ini adalah orang yang punya komitmen yang luar biasa,” lanjutnya.

Husain menegaskan, kehadiran Ganjar menjadi momen penting untuk membedah pikiran capres dalam membangun Indonesia ke depan. ”Kita berharap bahwa pikiran-pikiran Pak Ganjar nanti bisa kita eksplor. Selanjutnya kita akan rekomendasikan kelak, insya Allah Pak Ganjar Pranowo bisa menjadi presiden,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, mantan gubernur Jawa Tengah tersebut memaparkan gagasan terkait persoalan negeri seperti toleransi, HAM, penegakan hukum, hingga persoalan sosial kemiskinan yang belum bisa tuntas. ”Persoalan keadilan menjadi keinginan dan tuntutan masyarakat saat ini. Karena itu, rakyat pasti mencari orang terbaik untuk memajukan negeri ini,” tegasnya.

Selain itu, kata dia, toleransi perlu dirawat. Dalam pembahasan ini, Ganjar sangat mengapresiasi karena ternyata memanusiakan manusia dan saling menghargai sudah sangat lama diterapkan di daerah Bugis Makassar. (als/c19/wir)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore