
Petugas mempersiapkan fasilitas ruang perawatan di Tower 8 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Satuan tugas penanganan COVID-19 bersama Pemerintah akan membuka tower 8 RSDC Wisma Atlet Pademangan dengan
JawaPos.com - Kasus Covid-19 di Indonesia melaju cepat hingga 20.574 kasus dalam sehari. Angka ini menjadi indikator bahwa tak bisa lagi menunggu waktu untuk melihat kebijakan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berhasil atau tidak. Jika harus menunggu 2 pekan lagi untuk melihat efektivitas kebijakan PPKM mengatasi situasi ini, ahli menilai hal itu akan terlambat.
Hal itu diungkapkan Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Tri Yunis Miko Wahyono. Dia menegaskan melihat data surveilans kasus harus dievaluasi dengan sungguh-sungguh. Evaluasi kebijakan PPKM, kata dia, jika tak terbukti bisa dengan cepat menurunkan kasus, maka seharusnya jangan digunakan kembali.
"Kalau dari data surveilans ternyata kasus tetap tinggi ya menurut saya PPKM enggak berhasil, jangan dipertahankan. Itu surveilans tak bisa diakal-akalin. Jadi kalau sudah mendekati benar, maka ya harus lakukan sesuatu," tegasnya kepada JawaPos.com, Kamis (24/6).
Baca juga: Prediksi Epidemiolog UI Terbukti, Covid-19 Tembus 20 Ribu dalam Sehari
Tri Yunis kembali mendesak agar opsi lockdown bisa segera diterapkan disesuaikan dengan distribusi kasus di tiap wilayah. Menurut Tri Yunis, kondisi saat ini sudah kritis dan tak bisa menunggu lagi.
"Sekarang ini pada titik kritis, semua keputusan harus cepat. Kalau terlambat lalu kita tunggu sebulan dua bulan kemudian, titik-titiknya sudah terlewati," tukasnya. "Ini titik kritis, semua keputusan harus cepat," tegasnya.
Tri Yunis mengancam jika pemerintah tak mengambil keputusan dengan cepat maka hanya tinggal tunggu waktu saja. "Kalau keputusan tak diambil cepat ya pemerintah yang menanggung. Dan rakyat akan menanggung akibatnya," katanya.
Pada Kamis (24/6), kenaikan kasus Covid-19 harian bertambah 20.574 sehari. Angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang pandemi Covid-19 sejak Maret 2020. Total sudah 2.053.995 orang terinfeksi Covid-19 berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Kamis (24/6).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
