Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 November 2023 | 07.07 WIB

Sayap Perempuan Muhammadiyah, Aisyiyah Gencar Serukan Peduli Lingkungan, Lihat Bumi Sebagai Ibu

 

Ketua PP Aisyiyah Salmah Orbayinah.

JawaPos.com Ketua PP Aisyiyah Salmah Orbayinah mengatakan, Aisyiyah berkomitmen untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Hal tersebut dia ungkapkan dalam acara Global Forum for Climate Movement pada Sabtu (18/11).

Dikutip dari Muhammadiyah.or.id pada Sabtu (18/11), Aisyiyah memperoleh motivasi dalam melindungi lingkungan dari seperangkat nilai yang berakar dalam ajaran Islam. Alquran menekankan pentingnya tanggung jawab terhadap lingkungan dan keharusan untuk melestarikan serta melindungi alam.

”Aisyiyah, terinspirasi oleh ayat-ayat Alquran, berusaha menjaga keseimbangan alam, mengakui kewajiban ilahi untuk tidak menyebabkan kerusakan pada Bumi, serta untuk mencari ampunan melalui doa dan perbuatan baik,” tutur Salmah Orbayinah.

Komitmen sayap perempuan Muhammadiyah tersebut dalam pengelolaan lingkungan meluas ke pemahaman simbolis tentang Bumi sebagai figur ibu. Menurut dia, ayat-ayat dalam Alquran yang menekankan pentingnya peran ibu dan tindakan merawat dapat diartikan dalam menyoroti tempat istimewa seperti Ibu Pertiwi, Gaia, atau Bumi Ibu.

”Aisyiyah percaya akan keterkaitan alam dan umat manusia, melihat Bumi sebagai seorang ibu yang kesejahteraannya terkait secara intrinsik dengan kesejahteraan semua makhluk hidup,” ujar Salmah Orbayinah.

Dia menjelaskan, Aisyiyah mengintegrasikan visi hijau melalui berbagai entitas dalam Muhammadiyah. Seperti sekolah, masjid, universitas, dan komunitasdi tingkat ranting.

Salah satu inovasi utama menurut Salmah adalah konsep Bank Sampah. Konsep Bank Sampah yang melibatkan masyarakat sebagai penabung, menggambarkan pengumpulan dan pemilahan sampah padat dengan memperkenalkan sistem perbankan.

”Pelanggan, atau penabung, memiliki buku tabungan dan boleh meminjam uang yang nantinya akan dikembalikan dengan nilai sampah yang setara. Sampah tersebut kemudian dijual kepada pabrik atau agen daur ulang,” papar Salmah Orbayinah.

Menurut dia, inisiatif tersebut tidak hanya terbatas pada lingkup internal organisasi. Aisyiyah juga menjalin kemitraan dengan berbagai pihak eksternal.

”Aisyiyah mengampanyekan gerakan penanaman pohon dengan target mencapai 50.000 pohon di 15 provinsi. Kolaborasi itu melibatkan sejumlah pihak terkait dalam upaya pelestarian lingkungan,” tutur Salmah Orbayinah.

Di samping itu, dia menambahkan, Aisyiyah juga melakukan kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melatih fasilitator dalam upaya pelestarian dan konservasi lingkungan. 

”Aisyiyah tidak hanya aktif bersuara tentang perlindungan lingkungan dan pengurangan risiko bencana. Juga turut berpartisipasi aktif dalam membahas dampak perubahan iklim dengan BMKG,” terang Salmah Orbayinah.

Pada Kamis (18/11), Aisyiyah mengadakan kegiatan Green Pesantren yang didukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Melibatkan 1.500 pesantren dengan melakukan gerakan senam massal, Green Pesantren menjadi wujud nyata dari komitmen Aisyiyah terhadap keberlangsungan lingkungan.

”Sebagai salah satu gerakan paling progresif, Aisyiyah aktif melakukan kampanye untuk mengurangi plastik dengan menerapkan prinsip 3 R reduce, reuse, dan recycle,” ujar Salmah Orbayinah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore