
Ilustrasi LRT yang menghubungkan Bekasi dan Jakarta.
JawaPos.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan grounbreaking atau peletakan batu pertama Proyek LRT Bali akan dilakukan tahun depan. Sementara targetnya bisa selesai dibangun dalam 3 tahun atau pada 2027 mendatang.
"Mudah mudahan bisa tahun depan groundbreaking. Mungkin (peembangunan) 3 tahunan. (Ditargetkan selesai 2027) iya," kata Suharso di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Senin (9/10).
Dia menjelaskan, adapun dana yang akan digunakan bersumber dari kerja sama dengan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan juga dari daerah.
Saat ditanya, soal dana pembangunan dari asing, Suharso menyebut hingga Oktober masih belum ada. Dia memastikan seluruh pembiayaan LRT Bali merupakan berasal dari Pembiayaan Dalam Negeri (PDN).
"Sampai hari ini, (pembiayaan dari asing) belum ada," jelas Suharso.
Soal total biaya yang akan dihabiskan dalam pembangunan proyek LRT Bali, Suharso menyebut belum bisa menyampaikan ke publik. Pasalnya, secara angka masih digodok dan berproses untuk dimatangkan.
Hanya saja, LRT Bali yang direncanakan dibangun di bawah tanah akan menghabiskan dana yang lebih besar. Terlebih, pembangunan yang direncanakan akan dilakukan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung hingga ke Kuta Central Park, tetapi diperpanjang hingga daerah Mengwi.
"Ada yang dibawah tanah, ini pasti harga yang berbeda. Ada undergroundnya. Jadi titiknya itu dari bandara sampai dengan lokasi tempat parkir Central Park di Badung. Kan disana ada sentral parkir, tapi ada yang ingin diperpanjang sampai Mengwi, sehingga hitungannya jadi berubah," jelas Suharso.
Sementara untuk panjang pembangunan LRT Bali direncanakan pada kisaran 13 Kilometer (Km). Meski begitu, pihaknya masih belum memastikan karena soal rute transportasi umum di Bali ini akan bisa bertambah.
"Mungkin ada sampai 13 Km, kita belum selesai (pengukuran). Ada beberapa rute untuk mengantisipasi transportasi di Bali. Luar biasa publik transportnya yang akan dibangun, termasuk menurunkan emisi," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
