Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 September 2023 | 02.57 WIB

Wisata Bromo Segera Buka Lagi, Pengelola Berlakukan Sejumlah Larangan

 

Pemadaman api di area savana TNBTS.

 
JawaPos.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) masih melakukan evaluasi terkait rencana pembukaan kembali kawasan wisata Gunung Bromo, pasca terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
 
Kepala Bagian Tata Usaha BB TNBTS, Septi Eka Wardhani menyatakan, berdasarkan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pengelola kawasan diminta untuk melakukan evaluasi sebelum membuka kembali wisata ke publik.
 
"Untuk pembukaan Bromo, masih dilakukan evaluasi. Kemungkinan dalam waktu dekat," kata Septi seperti dikutip dari Antara.
 
Septi menambahkan, evaluasi dari TNBTS sekaligus untuk memastikan kawasan taman nasional tersebut sudah benar-benar aman dan tidak ada lagi titik api. 
 
Memang untuk saat ini, laporan dari lapangan menyebutkan seluruh area terbakar sudah padam dan dilakukan pendinginan.
 
Menurut dia, proses pendinginan masih dilakukan tim gabungan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersembunyi dan berpotensi memicu kebakaran lagi ketika tertiup angin.
 
"Kami diminta, 1-2 hari ini melakukan evaluasi. Yang paling penting, kondisi aman terlebih dahulu, setelah dipastikan benar-benar aman, akan kami buka," imbuhnya.
 
 
Ia juga memastikan personel Balai Besar TNBTS bersama paguyuban jip dan sejumlah komunitas pecinta alam telah melakukan pembersihan akses jalan yang terdampak kebakaran karhutla.
 
"Para mitra kami sudah melakukan kerja bakti dengan membersihkan sisa kebakaran yang menghalangi jalan. Kemudian juga menutupi jalan-jalan yang berlubang," katanya.
 
Saat akses wisata Bromo kembali dibuka, BB TNBTS meminta para pelaku jasa wisata dan wisatawan bisa menggunakan jalur-jalur yang sudah ada dan sesuai ketentuan.
 
"Nanti setelah Bromo dibuka kembali, mobil jip jangan membuat jalur-jalur baru di savana yang sebelumnya tidak pernah dilintasi. Jika nekat, bisa mengganggu pertumbuhan rumput," imbau Septi.
 
Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terjadi sejak 6 September lalu akibat percikan flare dari pengunjung untuk kepentingan pengambilan gambar. Sejak saat itu, akses wisata kawasan Bromo ditutup.
 
Akibatnya, kebakaran meluas hingga mengakibatkan lahan seluas 504 hektare mengalami kerusakan. Mayoritas area yang rusak merupakan kawasan savana.
 
Sebagai informasi, kawasan Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. 
 
Pada 2022, tempat wisata ini dikunjungi lebih dari 300 ribu wisatawan lokal maupun asing. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kunjungan tersebut mencapai Rp 11,65 miliar.
***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore