muhaimin
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyambut baik dukungan Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) kepada Prabowo Subianto. (Dery/JawaPos.com)
JawaPos.com - Partai Gerindra memastikan perubahan nama koalisi pendukung Prabowo Subianto menjadi Koalisi Indonesia Maju sudah diketahui oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Saat itu, Muhaimin mendapat bisikan langsung dari Prabowo pada acara HUT ke-25 PAN.
"Penamaan Koalisi Indonesia Maju terjadi spontan pada perayaan HUT PAN, Selasa 29 Agustus 2023 di Hotel Sultan, karena Pak Prabowo melihat ada penambahan dua partai dalam koalisi yaitu PAN dan Golkar, serta PBB," kata Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Sabtu (2/9).
Prabowo secara singkat sempat meminta persetujuan dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Saat itu, Muhaimin datang sedikit terlambat ke acara, namun masih sempat dibisiki oleh Prabowo terkait perubahan nama koalisi.
"Saat itu pak Muhaimin tidak menyatakan keberatannya atas pemberian nama Koalisi Indonesia Maju oleh Pak Prabowo yang mengacu bahwa semua partai koalisi adalah bagian dari kabinet Indonesia Maju yang sama-sama bertujuan melanjutkan program pak Jokowi. Sehingga pemilihan nama itu langsung diumumkan saat kata sambutan dari Pak Prabowo," imbuh Dasco.
Menurut Dasco, perubahan nama Koalisi Indonesia Maju tidak berarti membubarkan kerja sama politik antara Gerindra dan PKB. Gerindra pun menilai tidak menghilangkan hak PKB.
"Dalam pidatonya pak Prabowo meyampaikan soal cawapres akan dibicarakan bersama dengan cara musyawarah mufakat, seta secara khusus akan dibicarakan bersama pak Muhaimin," pungkas Dasco.
Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengungkapkan bahwa bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Kabar tersebut pun dibenarkan oleh Anies sendiri, setelah dikonfirmasi langsung DPP Partai Demokrat.
"Kemarin, 30 Agustus 2023, kami mendapatkan informasi dari Sudirman Said, mewakili CapresAnies Baswedan, bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai NasDem dan PKB,
untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar," kata Riefky dalam keterangannya, Jumat (31/8).
"Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum NasDem, Surya Paloh," sambungnya.
Teuku Riefky mengatakan, pihaknya melakukan konfirmasi langsung kepada Anies Baswedan terkait kabar tersebut. Menurut Riefky, kabar perjodohan Anies dengan Cak Imin tak terbantahkan.