Puncak Jayawijaya, Papua. (BMKG)
JawaPos.com – Dua dari sedikit gletser tropis di Indonesia mulai mencair dan es yang menyelubunginya terancam hilang pada tahun 2026 mendatang. Hal ini lantaran pola cuaca El Nino yang memperpanjang musim kemarau di negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Dilansir dari Reuters, Kamis (24/8), Indonesia menjadi tempat bagi sepertiga hutan hujan tropis di dunia setelah Brasil dan Kongo. Musim kemarau yang diperkirakan sampai pada bulan Oktober dapat meningkatkan resiko kebakaran hutan yang lebih luas dan mengancam pasokan sumber air bersih yang ada. Tercatat luas hutan yang terbakar sudah mencapai 90.405 hektar sejak Januari hingga Juli 2023.
BMKG sudah memperingatkan bahwa fenomena cuaca Pasifik dapat menjadikan musim kemarau tahun ini menjadi kemarau terparah sejak 2019. Salah satu peneliti iklim menyebutkan bahwa hal ini sangat berbahaya bagi gletser tropis Indonesia yang berusia 12.000 tahun.
“Gletser mungkin akan menghilang sebelum tahun 2026, atau bahkan lebih cepat, dan El Nino dapat mempercepat proses pencairannya,” kata Donaldi Permana, peneliti Dampak Perubahan Iklim pada Gletser di Puncak Jayawijaya.
Gletser yang masih tersisa di daerah tropis adalah Cartensz Pyramid setinggi 4.884 meter dan Est Northwall Firn setinggi 4.700 meter di pegunungan Jayawijaya Papua. Gletser ini telah menipis secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dari 32 meter pada tahun 2010, dan laju penipisan es sebesar 1 meter per tahun pada 2010-2015.
Akan tetapi setelah terdampak El Nino pada tahun 2015-2016, pencairan es terjadi lebih cepat mencapai 5 meter per tahun. Luas tutupan es pada tahun 2022 di pegunungan Jayawijaya sekitar 0,23 kilometer dan terus mengalami pencairan.
Donaldi juga mengatakan tidak banyak yang dapat dilakukan untuk mencegah penyusutan gletser ini. Peristiwa tersebut dapat mengganggu ekosistem regional dan memicu kenaikan permukaan laut secara global. Saat ini peneliti BMKG hanya dapat mendokumentasikan kepunahan gletser yang ada di pegunungan Jayawijaya itu.
Selain di Papua, gletser tropis juga ditemukan di Andes Amerika Selatan dan pegunungan Kilimanjaro, Kenya dan Rwenzory di Afrika.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
