
PERTEMUAN PEMIMPIN: Presiden Joko Widodo mengikuti KTT ke-36 ASEAN melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, kemarin (26/6). Presiden didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Luar Negeri Retno Marsud
JawaPos.com - Untuk kali pertama sejak ASEAN didirikan 53 tahun silam, konferensi tingkat tinggi (KTT)-nya diselenggarakan secara virtual. Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung membuat pertemuan fisik tidak mungkin dilaksanakan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti KTT ASEAN Ke-36 dengan tuan rumah Vietnam itu dari Istana Bogor kemarin (26/6). Dia didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menlu Retno Marsudi, dan Seskab Pramono Anung. Para pemimpin di kawasan Asia Tenggara membahas sejumlah inisiatif dan kerja sama, termasuk dalam menangani pandemi Covid-19.
Jokowi menyebutkan bahwa ASEAN sudah memiliki fondasi komunitas yang kuat sebagai sebuah komunitas selama lima dekade. Fondasi itu cukup untuk menjadi bekal melawan pandemi. ”Tugas kita sebagai pemimpin ASEAN adalah memberikan arah yang jelas untuk menghadapi situasi sulit ini,” ujarnya.
Ada dua hal yang menurut Jokowi harus dilakukan bersama. Selain kolaborasi penanganan pandemi, yang tidak boleh dilupakan ialah mempercepat pemulihan ekonomi negara-negara ASEAN. Mengingat, IMF baru-baru ini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global bakal mencapai –4,9 persen hingga akhir tahun. Turun dari prediksi sebelumnya –3 persen.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan ialah mendorong ASEAN travel corridor. ”Sudah saatnya ASEAN, sebagai satu komunitas, memikirkan pengaturan ASEAN travel corridor,” lanjut presiden.
Tentu pengaturan harus dilakukan dengan hati-hati, terukur, dan bertahap. Dimulai dengan essential business travel yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kemudian, akses digital bagi UMKM juga harus diperluas. Selain itu, ASEAN bisa mengandalkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang ditandatangani tahun ini. ”RCEP akan menjadi kekuatan dan harapan baru bagi pemulihan serta resiliensi ekonomi di kawasan pasca-Covid-19,” tutur mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.
Menlu Retno Marsudi mengutip catatan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi. ”Untuk pertama kalinya di dalam 23 tahun terakhir, ASEAN mengalami kontraksi ekonomi,” ucapnya. Hal itu terjadi sebagai akibat meluasnya pandemi Covid-19. Meskipun demikian, ASEAN telah berhasil melakukan tindakan yang cepat dan desisif. Salah satunya dengan membentuk regional pandemic response fund.
KTT kali ini menghasilkan dua deklarasi. Retno menjelaskan, deklarasi pertama berisi komitmen para pemimpin ASEAN untuk memperkuat solidaritas dan mekanisme kawasan agar mampu mengatasi tantangan dunia. ”Ada beberapa hal yang digarisbawahi. Antara lain komitmen untuk mengurangi dampak Covid melalui rencana pemulihan yang komprehensif,” lanjut Retno.
Deklarasi kedua berisi komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas SDM di negara masing-masing. Terutama bagi perempuan, penyandang disabilitas, lansia, dan warga yang tinggal di wilayah terpencil.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=XYYOimpmX78
https://www.youtube.com/watch?v=Ttt6j0l4nrc
https://www.youtube.com/watch?v=FTDuMDYXHio

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
